Bantul (MAN 4 Bantul) – Gelaran Perkemahan Murid Madrasah (Perkamuda) tingkat Madrasah Aliyah se-DIY Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Babarsari resmi berakhir pada Rabu (23/9/2026). Kegiatan Pramuka tingkat provinsi ini ditutup secara resmi oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag DIY, H. Sidik Pramono, S.Ag., M.Si., yang ditandai dengan pemukulan gong secara khidmat.
Penutupan tersebut menandai tuntasnya seluruh rangkaian kompetisi, giat prestasi, dan penjelajahan yang telah dilalui oleh seluruh kontingen selama tiga hari sejak Senin (21/9/2026). Perkamuda 2026 diharapkan dapat menjadi pengalaman berharga dalam membentuk generasi madrasah yang mandiri, disiplin, tangguh, berkarakter, serta berjiwa kepemimpinan.
Kontingen MAN 4 Bantul bersama Kepala Madrasah, Syaefulani, turut hadir mengikuti jalannya upacara penutupan hingga akhir agenda. Rasa bangga dan haru mewarnai wajah para anggota kontingen yang telah berjuang maksimal membawa karya dan ketangkasan terbaiknya, termasuk penataan gapura perkemahan berbasis Eko-teologi.
Kepala MAN 4 Bantul, Syaefulani, menyampaikan apresiasi mendalam atas perjuangan seluruh anggota kontingen Pramuka MAN 4 Bantul selama mengikuti perkemahan tiga hari tersebut.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian Perkamuda MA DIY 2026 telah tuntas dilaksanakan dengan lancar. Kami sangat bangga dan mengapresiasi setinggi-tingginya kerja keras, kedisiplinan, serta semangat membara yang ditunjukkan oleh anak-anak kontingen MAN 4 Bantul dari hari pertama hingga penutupan hari ini. Sebagaimana yang disampaikan Kabid Dikmad Kanwil Kemenag DIY, pengalaman tiga hari di Bumi Perkemahan Babarsari ini merupakan kawah candradimuka yang sangat berharga. Kami meyakini proses ini telah membentuk karakter anak-anak menjadi pribadi yang lebih mandiri, tangguh, berjiwa pemimpin, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan. Selamat untuk anak-anakku, kalian telah membawa nama baik dan kebanggaan bagi MAN 4 Bantul,” ungkap Syaefulani. (lel/ica)