Bantul (MAN 4 Bantul) – Perpustakaan Catur Pradipa MAN 4 Bantul menerima hibah dua buku antologi cerpen berbahasa Jawa karya murid kelas XII pada Jumat (06/11/2026). Dua buku tersebut berjudul Lelananing Carita Manembayo Jilid 1 dan Jilid 2, yang memuat kumpulan cerita pendek hasil karya 90 murid MAN 4 Bantul.
Penyerahan buku dilakukan oleh Retnaningsih selaku Koordinator Literasi MAN 4 Bantul kepada Ratna Dhevi Fahmiyati selaku Kepala Perpustakaan Catur Pradipa. Hibah ini menjadi bentuk kontribusi nyata program literasi madrasah dalam menghasilkan karya tulis sekaligus memperkaya koleksi perpustakaan.
Kedua buku antologi tersebut lahir dari kumpulan cerpen yang ditulis murid selama program literasi MAN 4 Bantul berlangsung. Dengan menggunakan bahasa Jawa, para murid menuangkan ide, pengalaman, imajinasi, serta cerita yang dekat dengan kehidupan mereka. Proses kreatif ini tidak hanya melatih keterampilan menulis, tetapi juga menjadi ruang untuk mengenal, menggunakan, dan melestarikan bahasa serta sastra daerah.
Retnaningsih menyampaikan bahwa penerbitan dua jilid antologi ini merupakan hasil dari proses literasi yang memberikan kesempatan kepada murid untuk menghasilkan karya nyata. “Kami ingin kegiatan literasi tidak berhenti pada kebiasaan membaca dan menulis, tetapi juga mendorong murid untuk berani menerbitkan gagasan dalam bentuk karya. Melalui Lelananing Carita Manembayo, 90 murid kelas XII telah menunjukkan bahwa bahasa Jawa dapat menjadi media untuk menyampaikan kreativitas, imajinasi, dan pesan kehidupan,” ungkapnya.
Ia berharap karya tersebut dapat menjadi penyemangat bagi murid lainnya untuk terus menulis dan mengembangkan potensi literasi. Penggunaan bahasa Jawa dalam antologi ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap bahasa dan budaya daerah.
Sementara itu, penerimaan hibah buku oleh Perpustakaan Catur Pradipa menjadi langkah untuk menjaga agar karya murid tetap terdokumentasi dan dapat dibaca oleh warga madrasah. Koleksi tersebut diharapkan menjadi sumber inspirasi bagi murid lain untuk mengikuti jejak para penulis muda MAN 4 Bantul. (lel/ica)