Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
×
Menu
Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
Kembali ke Arsip

Perkuat Kemampuan Riset, Murid MAN 4 Bantul Pelajari Ilmu Falak di POB Syekh Bela Belu

Berita MAN 4 BANTUL
Fransisca Listiariny Senin, 22 Jun 2026 👁️ 13 kali dilihat
Perkuat Kemampuan Riset, Murid MAN 4 Bantul Pelajari Ilmu Falak di POB Syekh Bela Belu

Bantul (MAN 4 Bantul) - Rombongan murid kelas riset MAN 4 Bantul melaksanakan kunjungan edukatif ke Pos Observasi Bulan (POB) Syekh Bela Belu yang berlokasi di kawasan Parangtritis, Kretek, Bantul, pada Senin (22/06/2026). POB Syekh Bela Belu merupakan salah satu pos rukyatul hilal terbaik di Indonesia yang dikelola langsung oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) DIY sebagai pusat edukasi ilmu falak dan wisata langit berbasis astronomi Islam.

Kedatangan para calon peneliti muda dari MAN 4 Bantul ini disambut langsung oleh petugas dari Kanwil Kemenag DIY. Di sana, para murid diberikan pengetahuan komprehensif serta pembekalan intensif mengenai fungsi strategis POB dalam sistem penanggalan Islam, khususnya tata cara pelaksanaan rukyatul hilal (pemantauan bulan sabit muda) untuk menentukan awal bulan kamariah seperti Ramadan, Syawal, dan Zulhijah.

Selama kegiatan, murid riset diajak mengeksplorasi area museum yang menyimpan berbagai koleksi seputar kedirgantaraan dan antariksa. Para murid diperkenalkan dengan peta rasi bintang, alat hitung hisab tradisional hingga modern, serta berbagai instrumentasi canggih. POB Syekh Bela Belu juga dilengkapi dengan berbagai jenis teropong bintang dan teleskop canggih berkemampuan tinggi yang digunakan khusus untuk melacak pergerakan bulan dan bintang secara presisi.

Kepala MAN 4 Bantul, Syaefulani, menegaskan bahwa kunjungan ke POB Syekh Bela Belu merupakan langkah nyata madrasah dalam memfasilitasi murid riset agar mampu mengintegrasikan ilmu agama dan sains modern. “Kami ingin melahirkan generasi santri peneliti yang tidak hanya kuat secara literasi fikih, tetapi juga menguasai sains dan teknologi. Melalui kunjungan ke POB Syekh Bela Belu ini, para murid riset dapat melihat langsung bagaimana ilmu falak dipraktikkan secara empiris menggunakan alat-alat mutakhir. Kami berharap pengalaman ini memicu ketertarikan mereka untuk melahirkan karya tulis ilmiah yang inovatif di bidang astronomi Islam,” ungkap Syaefulani.

Antusiasme murid semakin memuncak saat memasuki sesi simulasi lapangan yang dipandu langsung oleh pakar falak sekaligus narasumber POB Syekh Bela Belu, Muntoha. Di bawah bimbingannya, para murid berkesempatan melakukan praktik langsung observasi matahari dan bulan menggunakan teropong canggih dengan filter khusus untuk melihat fluktuasi permukaan matahari dan posisi bulan di siang hari dan eksperimen roket air yakni praktik pembuatan dan peluncuran roket air sebagai simulasi dasar prinsip aerodinamika dan hukum fisika yang diadopsi dalam teknologi peluncuran satelit antariksa.

Kegiatan yang berlangsung interaktif ini diakhiri dengan diskusi dan tanya jawab mendalam antara murid riset dan narasumber. Melalui kunjungan ini, MAN 4 Bantul berkomitmen untuk terus menghidupkan ekosistem riset madrasah yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan global. (lel/ica)