Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
×
Menu
Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
Kembali ke Arsip

MAN 4 Bantul Pastikan Layanan Publik Tetap Berjalan Online Selama Raker dan Studi Tiru

Berita MAN 4 BANTUL
Fransisca Listiariny Selasa, 7 Jul 2026 👁️ 10 kali dilihat
MAN 4 Bantul Pastikan Layanan Publik Tetap Berjalan Online Selama Raker dan Studi Tiru

Bantul (MAN 4 Bantul) – Komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terus ditunjukkan MAN 4 Bantul. Di tengah pelaksanaan Rapat Kerja (Raker) dan Studi Tiru Tahun Ajaran 2026/2027 yang berlangsung pada Selasa–Rabu (7–8/7/2026) di MAN 2 Kota Kediri dan Kota Batu, Malang, madrasah tetap memastikan seluruh layanan publik esensial berjalan tanpa henti melalui sistem pelayanan daring (online).

Kegiatan Raker dan Studi Tiru tersebut diikuti oleh 44 peserta, yang terdiri atas 30 guru, 10 tenaga kependidikan, kepala madrasah, 1 pengawas madrasah, serta 3 unsur Komite Madrasah. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas kinerja, memperkuat program kerja madrasah, sekaligus melakukan studi tiru terhadap praktik-praktik baik yang telah diterapkan di MAN 2 Kota Kediri.

Untuk menjaga keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat, MAN 4 Bantul mengumumkan penyesuaian layanan melalui media informasi yang dipasang di pintu gerbang utama, depan ruang satpam, dan depan ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Selama dua hari pelaksanaan kegiatan, masyarakat tetap dapat mengakses layanan administrasi secara online melalui hotline PTSP, Kesiswaan, dan Humas.

Beberapa layanan yang tetap dapat diproses antara lain permohonan pembuatan surat tugas, surat mutasi atau pindah murid, serta surat keterangan aktif murid melalui layanan PTSP. Langkah ini menjadi bentuk komitmen madrasah dalam menjaga kualitas pelayanan publik meskipun sebagian besar guru dan pegawai sedang melaksanakan kegiatan peningkatan kapasitas.

Kepala MAN 4 Bantul, Syaefulani, menegaskan bahwa peningkatan kompetensi sumber daya manusia harus berjalan beriringan dengan pelayanan kepada masyarakat.

 “Rapat kerja dan studi tiru merupakan investasi penting bagi pengembangan mutu madrasah. Namun demikian, pelayanan kepada peserta didik, orang tua, maupun masyarakat tidak boleh terhenti. Oleh karena itu, kami memastikan seluruh layanan administrasi yang bersifat mendesak tetap dapat diakses secara online sehingga kebutuhan masyarakat tetap terlayani dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Tata Usaha MAN 4 Bantul, Retno Siwi Handayani, menjelaskan bahwa sistem pelayanan daring telah dipersiapkan sebelum keberangkatan peserta Raker agar proses administrasi tetap berjalan secara optimal.

 “Kami telah menyiapkan mekanisme pelayanan melalui hotline resmi PTSP, Kesiswaan, dan Humas. Seluruh permohonan yang masuk selama kegiatan berlangsung akan tetap diproses sesuai prosedur sehingga masyarakat tidak perlu menunggu hingga kegiatan selesai. Ini merupakan wujud komitmen MAN 4 Bantul dalam memberikan pelayanan publik yang cepat, mudah, dan responsif,” jelasnya.

Melalui penyelenggaraan Rapat Kerja dan Studi Tiru yang diimbangi dengan keberlangsungan pelayanan publik secara digital, MAN 4 Bantul menunjukkan bahwa transformasi tata kelola madrasah tidak hanya berfokus pada peningkatan mutu internal, tetapi juga pada kepuasan layanan kepada masyarakat. Langkah ini sekaligus memperkuat komitmen MAN 4 Bantul sebagai madrasah yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan prima di era digital. (afa/ica)