Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
×
Menu
Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
Kembali ke Arsip

Gelar Parenting, MAN 4 Bantul Hadirkan Motivator Profesional Demi Melejitkan Potensi Siswa

Berita MAN 4 BANTUL
Fransisca Listiariny Kamis, 25 Jun 2026 👁️ 6 kali dilihat
Gelar Parenting, MAN 4 Bantul Hadirkan Motivator Profesional Demi Melejitkan Potensi Siswa

Bantul (MAN 4 Bantul) - Guna membangun keselarasan visi antara lingkungan rumah dan sekolah, MAN 4 Bantul menggelar kegiatan parenting bagi wali murid kelas X di Aula MAN 4 Bantul pada Kamis (25/06/2026). Acara ini menghadirkan praktisi psikologi, Ewang Sewoko, S.Psi., M.A., sebagai narasumber utama.

Dalam pemaparannya, Ewang Sewoko menekankan pentingnya "Sinergi Hebat" antara orang tua dan madrasah sebagai kunci utama untuk melejitkan prestasi siswa. Beliau mengupas tuntas dinamika perkembangan remaja saat ini, mulai dari pemahaman mendalam tentang potensi anak, kebutuhan psikologis dasar remaja, hingga berbagai tantangan berat yang dihadapi oleh generasi masa kini di era digital.

Ewang juga membagikan formula dan kunci praktis bagi orang tua dalam mengarahkan serta memaksimalkan potensi terpendam anak agar dapat berkembang secara optimal, baik di bidang akademik maupun non-akademik.

Kegiatan ini mendapat perhatian penuh dari pihak manajemen madrasah. Kepala MAN 4 Bantul, Syaefulani, dalam sambutannya menegaskan bahwa pendidikan yang sukses tidak pernah menjadi beban sekolah semata, melainkan buah dari kolaborasi yang erat dengan orang tua.

“Kegiatan parenting ini sangat krusial bagi kita semua. Madrasah dan orang tua adalah dua pilar utama yang harus berjalan beriringan. Kami berharap melalui kegiatan ini, bapak dan ibu wali murid dapat lebih memahami kebutuhan psikologis anak remaja kita, sehingga pola asuh di rumah dan pola didik di madrasah bisa saling mendukung. Sinergi inilah yang akan menjadi fondasi kuat untuk mengantarkan anak-anak kita meraih prestasi tertinggi mereka,” ungkap Syaefulani.

Acara yang berlangsung interaktif ini diakhiri dengan sesi tanya jawab, di mana para wali murid tampak antusias berkonsultasi mengenai tantangan mendidik anak remaja di rumah. (lel/ica)