Bantul (MAN 4 Bantul) - Dalam rangka memperluas wawasan ilmiah dan memperkuat kemampuan literasi spasial siswa, rombongan kelas riset MAN 4 Bantul menggelar kunjungan edukatif ke Balai Geospasial Pesisir dan Museum Gumuk Pasir yang bertempat di kawasan Pantai Parangtritis pada Senin (22/06/2026).
Lembaga yang kini dikenal sebagai Parangtritis Geomaritime Science Park (PGSP) ini merupakan hasil revitalisasi dari Laboratorium Geospasial Pesisir Parangtritis. PGSP bergerak aktif dalam penyelenggaraan informasi geospasial yang andal, terintegrasi, dan mudah dimanfaatkan. Sesuai dengan visi utamanya, PGSP terus berupaya memanfaatkan potensi sektor maritim dari sudut pandang spasial (keruangan) demi kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat di wilayah pesisir.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa kelas riset MAN 4 Bantul disuguhkan dengan berbagai materi informatif dan edukatif yang dipandu langsung oleh dua narasumber ahli dari PGSP. Sesi edukasi diawali dengan pemutaran film dokumenter mengenai fenomena alam gumuk pasir (sand dune). Melalui tayangan tersebut, siswa belajar banyak mengenai manfaat besar gumuk pasir sebagai benteng alami dari tsunami dan perisai angin laut, solusi pelestarian lingkungan pesisir, ancaman nyata kehilangan gumuk pasir akibat alih fungsi lahan dan aktivitas manusia yang tidak terkontrol.
Setelah menyaksikan film, antusiasme siswa berlanjut saat mereka diajak berkeliling area museum geospasial. Dua narasumber yang mendampingi dengan telaten menjelaskan berbagai koleksi alat pemetaan, maket keruangan, serta karakteristik unik gumuk pasir Parangtritis yang merupakan salah satu fenomena langka di dunia.
Program kunjungan ini merupakan bagian dari agenda strategis madrasah untuk mencetak generasi peneliti muda yang peka terhadap kondisi geografis lokal. Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum MAN 4 Bantul, Rusli Farida, menegaskan pentingnya kegiatan luar kelas seperti ini bagi tumbuh kembang nalar kritis siswa riset. "Kami sengaja mencanangkan program kunjungan ini agar para siswa kelas riset tidak hanya terpaku pada teori di dalam kelas. Melalui PGSP, mereka bisa melihat langsung bagaimana data geospasial diolah dan diaplikasikan untuk menjaga keseimbangan alam. Kami berharap kegiatan ini memantik ide-ide penelitian baru yang segar, solutif, dan bermanfaat langsung bagi lingkungan sekitar mereka," ujar Rusli Farida.
Kegiatan kunjungan edukatif ini berjalan dengan lancar dan interaktif. Sebagai bentuk apresiasi dan tanda terima kasih atas ilmu serta sambutan hangat yang diberikan, acara diakhiri dengan prosesi penyerahan plakat kenang-kenangan dari pihak MAN 4 Bantul yang diserahkan langsung kepada perwakilan pengelola Balai Geospasial Pesisir dan Museum Gumuk Pasir. Dengan adanya kunjungan ini, MAN 4 Bantul berharap sinergi edukasi berbasis lingkungan dan riset keruangan dapat terus berlanjut di masa depan. (lel/ica)