Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
×
Menu
Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
Kembali ke Arsip

Tingkatkan Kesadaran Berbangsa, MAN 4 Bantul Rangkul Polsek Banguntapan dalam Apel Wawasan Kebangsaan

Berita MAN 4 BANTUL
Fransisca Listiariny Senin, 20 Jul 2026 👁️ 9 kali dilihat
Tingkatkan Kesadaran Berbangsa, MAN 4 Bantul Rangkul Polsek Banguntapan dalam Apel Wawasan Kebangsaan

Bantul (MAN 4 Bnatul) - Guna mengawali tahun ajaran baru dengan semangat nasionalisme dan komitmen menciptakan lingkungan madrasah yang aman, MAN 4 Bantul menggelar Apel Wawasan Kebangsaan pada Senin (20/07/2026) pagi. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan di Halaman MAN 4 Bantul dan diikuti oleh seluruh murid, guru, serta pegawai madrasah.

Bertindak sebagai Pembina Apel adalah perwakilan anggota dari Kepolisian Sektor (Polsek) Banguntapan. Dalam kesempatan tersebut, Pembina Apel secara khusus membacakan amanat tertulis dari Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Amanat Gubernur DIY yang dibacakan menekankan dua hal krusial, yaitu penegasan mengenai fokus utama pelajar untuk menuntut ilmu dengan sungguh-sungguh serta kampanye masif anti-kekerasan di lingkungan pendidikan. Pelajar di Yogyakarta diimbau untuk menjauhi segala bentuk tindakan anarkis, perundungan (bullying), maupun kejahatan jalanan yang dapat merusak masa depan.

Suasana apel semakin bermakna ketika seluruh murid MAN 4 Bantul dengan penuh semangat menggemakan Deklarasi Pelajar Jogja Santun dan Cinta Damai. Deklarasi ini menjadi wujud komitmen nyata kolektif para pelajar untuk senantiasa menjaga keharmonisan, menjunjung tinggi kesopanan, dan menolak segala bentuk kekerasan.

Kepala MAN 4 Bantul, Syaefulani, menegaskan bahwa Apel Wawasan Kebangsaan ini merupakan momentum penting untuk membentengi karakter para murid dari pengaruh negatif di luar sekolah.

“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Polsek Banguntapan yang telah hadir mendampingi anak-anak kami. Amanat dari Ngarso Dalem Sri Sultan Hamengkubuwono X yang dibacakan tadi menjadi pengingat yang sangat kuat bagi kita semua. Sebagai lembaga pendidikan, MAN 4 Bantul berkomitmen penuh mendukung fokus utama belajar dan kampanye anti-kekerasan ini. Melalui Deklarasi Pelajar Jogja Santun dan Cinta Damai yang diucapkan tadi, kami ingin menanamkan kesadaran mendalam bahwa prestasi akademik harus berjalan beriringan dengan akhlak yang mulia. Madrasah harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan bebas dari rasa takut bagi seluruh murid untuk tumbuh berkembang,” papar Syaefulani.

Apel bersama jajaran kepolisian ini berjalan dengan tertib dan lancar. Melalui pembekalan wawasan kebangsaan sejak awal tahun ajaran ini, MAN 4 Bantul berharap dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki rasa cinta tanah air yang kuat serta berkontribusi aktif dalam menjaga perdamaian di masyarakat. (lel/ica)