Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
×
Menu
Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
Kembali ke Arsip

Berjalan Demokratis, Kayla–Athar Siap bawa Perubahan di MAN 4 Bantul

Berita MAN 4 BANTUL
Fransisca Listiariny Rabu, 2 Sep 2026 👁️ 3 kali dilihat
Berjalan Demokratis, Kayla–Athar Siap bawa Perubahan di MAN 4 Bantul

Bantul (MAN 4 Bantul) – Rangkaian Pemilos MAN 4 Bantul memasuki tahap perhitungan suara setelah murid menggunakan hak pilihnya. Proses perhitungan suara dilaksanakan di Aula MAN 4 Bantul pada Rabu (02/09/2026). Sebanyak 431 pemilih tercatat telah menggunakan hak pilihnya dengan rincian 375 surat suara sah dan 56 surat suara tidak sah, dalam pelaksanaan Pemilos tahun ini. Proses perhitungan dilakukan secara terbuka dan disaksikan oleh pihak-pihak yang berkepentingan sebagai bagian dari upaya menjaga transparansi dan kejujuran dalam pelaksanaan demokrasi di lingkungan madrasah.

Berdasarkan hasil perhitungan, Paslon 1, Rehan Nur Syafei dan Ashifa Nindya Febriyani, memperoleh 136 suara. Paslon 2, Kayla Maheswari dan Muhammad Athar Fathirudin, berhasil memperoleh 223 suara. Adapun Paslon 3, Latifa Dayana Mutahida dan Nadhifa Zahrah Kurniawati, memperoleh 16 suara. Dengan perolehan suara tersebut, Paslon 2, Kayla Maheswari dan Muhammad Athar Fathirudin, ditetapkan sebagai paslon terpilih dalam Pemilos MAN 4 Bantul. Kemenangan tersebut menjadi amanah baru bagi keduanya untuk melanjutkan kepemimpinan organisasi siswa serta membawa aspirasi seluruh murid MAN 4 Bantul.

Ketua KPPS, Aisyah Sofi Ramadhani, menyampaikan bahwa pelaksanaan Pemilos berlangsung dengan baik dan tertib. “Alhamdulillah, seluruh proses Pemilos dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan kondusif. Selamat kepada Paslon 2 yang memperoleh suara terbanyak. Semoga dapat menjalankan amanah dengan baik dan membawa OSIM MAN 4 Bantul menjadi lebih baik,” ujarnya.

Aisyah juga memberikan semangat kepada paslon yang belum terpilih. Menurutnya, keikutsertaan dalam Pemilos merupakan pengalaman berharga dalam belajar berdemokrasi, berkompetisi secara sehat, dan berani menyampaikan gagasan untuk kemajuan madrasah.

Pelaksanaan Pemilos MAN 4 Bantul tidak hanya menjadi ajang pemilihan pemimpin organisasi, tetapi juga menjadi sarana pendidikan demokrasi bagi murid. Melalui kegiatan tersebut, para murid belajar menggunakan hak pilih, menghargai perbedaan pilihan, menerima hasil pemilihan, serta menjunjung tinggi sikap sportif dan bertanggung jawab. (eri/ica)

Hubungi Kami