Bantul (MAN 4 Bantul) – Suasana penuh kekhusyukan mewarnai Mushala MAN 4 Bantul pada Rabu (26/8/2026). Seluruh warga madrasah berkumpul bersama dalam agenda Pengajian Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diikuti secara khidmah oleh jajaran guru, pegawai, serta seluruh murid kelas X, XI, dan XII.
Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari Kepala MAN 4 Bantul, Syaefulani. Di hadapan ratusan jamaah yang memadati area mushala, Syaefulani menekankan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum penting untuk merefleksikan kembali ajaran dan keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Syaefulani secara khusus mengajak seluruh civitas akademika, terutama para murid, untuk mampu mentransformasikan nilai-nilai kebaikan dan sifat mulia Rasulullah SAW ke dalam aktivitas belajar serta interaksi sosial di lingkungan madrasah maupun masyarakat.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini adalah momen yang sangat berharga bagi kita semua untuk kembali mengingat dan merenungkan betapa besarnya teladan akhlak yang ditinggalkan oleh Rasulullah. Saya mengajak seluruh guru, pegawai, dan khususnya anak-anakku murid kelas X, XI, dan XII, marilah kita jadikan akhlak Nabi sebagai kompas utama dalam bersikap. Sebagai pelajar, bentuk nyata meneladani beliau adalah dengan menunjukkan kejujuran, kedisiplinan, rasa hormat kepada guru dan orang tua, serta semangat menuntut ilmu yang tiada henti. Semoga nilai-nilai mulia ini benar-benar terpancar dalam keseharian kita,” tutur Syaefulani.
Melalui pengajian peringatan Maulid Nabi ini, MAN 4 Bantul berharap seluruh warga madrasah dapat makin memperkuat rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus memperkokoh karakter religius di lingkungan pendidikan. (lel/ica)