Bantul (MAN 4 Bantul) – MAN 4 Bantul kembali menerima program Pengabdian Masyarakat dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta pada Jumat (14/8/2026). Kegiatan pendampingan belajar kali ini difokuskan bagi murid kelas XI di kelas masing-masing dengan mengusung materi Grafik Fungsi.
Suasana kelas diawali dengan sesi ice breaking yang meriah untuk mencairkan suasana sekaligus memancing rasa penasaran murid. Setelah fokus anak-anak terbangun, tim pengabdi memberikan apersepsi yang menarik dengan mengaitkan konsep grafik fungsi ke dalam fenomena kehidupan sehari-hari, seperti: Laju Motor Kecepatan Konstan (5 km): Menggambarkan bentuk garis lurus (Grafik Fungsi Linier). Tendangan Bola ke Gawang: Menggambarkan lintasan melengkung parabola (Grafik Fungsi Kuadrat). Lintasan Rollercoaster: Menggambarkan grafik dengan banyak puncak dan lembah (Grafik Fungsi Kubik). Tali yang Digetarkan: Menggambarkan pola gelombang berulang (Grafik Fungsi Trigonometri).
Sebelum masuk ke pembahasan mendalam, para murid diajak mengikuti kuis interaktif untuk menebak jenis-jenis fungsi dari keempat bentuk grafik tersebut.
Memasuki materi inti mengenai grafik fungsi kuadrat, murid diajak mengenali sifat-sifat grafik berdasarkan parameternya, mulai dari arah bukaan kurva, posisi terhadap sumbu Y, titik potong sumbu Y, hingga titik potong sumbu X. Tim pengabdi juga mengulas kesalahan umum yang sering dilakukan murid saat membuat grafik maupun memetakan nilai titik agar mereka lebih teliti ke depannya.
Staf Kurikulum MAN 4 Bantul, Elok Fitrotin, menyampaikan apresiasinya atas metode penyampaian materi yang sangat relevan dan mudah dipahami oleh para anak didik.
“Pendekatan yang mengaitkan matematika dengan contoh nyata seperti lintasan bola atau rollercoaster membuat materi Grafik Fungsi terasa jauh lebih konkrit dan menyenangkan bagi anak-anak. Penjelasan mengenai kesalahan umum dalam membuat grafik juga sangat membantu murid agar lebih cermat saat mengerjakan soal,” ungkap Elok Fitrotin.
Melalui pendampingan ini, MAN 4 Bantul berharap para murid kelas XI semakin percaya diri dan tidak lagi merasa canggung dalam mempelajari konsep-konsep matematika. (lel/ica)