Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
×
Menu
Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
Kembali ke Arsip

Mantapkan Sensus BMN 2026, Tim Pengelola Aset MAN 4 Bantul Pertajam Tata Kelola lewat Coaching Clinic

Berita MAN 4 BANTUL
Fransisca Listiariny Kamis, 24 Sep 2026 👁️ 3 kali dilihat
Mantapkan Sensus BMN 2026, Tim Pengelola Aset MAN 4 Bantul Pertajam Tata Kelola lewat Coaching Clinic

Yogyakarta (MAN 4 Bantul) – Pengelola Barang Milik Negara (BMN) MAN 4 Bantul, Dody Hendra Supriyadi, mengikuti kegiatan Coaching Clinic Persiapan Sensus BMN 2026 yang diselenggarakan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) DIY di Aula MAN 1 Yogyakarta Kamis (24/09/26). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapan satuan kerja dalam melaksanakan sensus BMN sekaligus mewujudkan pengelolaan aset negara yang tertib, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kegiatan ini digelar sebagai persiapan menghadapi pelaksanaan Sensus BMN 2026. Melalui coaching clinic, peserta memperoleh penguatan pemahaman mengenai berbagai aspek yang berkaitan dengan pendataan dan pengelolaan BMN. Dody Hendra Supriyadi mengikuti kegiatan tersebut sebagai perwakilan MAN 4 Bantul yang memiliki tugas dalam pengelolaan BMN di lingkungan madrasah.

Bagi MAN 4 Bantul, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk meningkatkan ketelitian dalam melakukan pencatatan, pendataan, serta pemutakhiran informasi aset negara. Data BMN yang akurat diperlukan agar keberadaan, kondisi, dan pemanfaatan aset dapat diketahui dengan baik serta mendukung pelaksanaan administrasi pemerintahan yang tertib.

Kepala Tata Usaha MAN 4 Bantul, Retno Siwi Handayani, S.E., menyampaikan bahwa pengelolaan BMN merupakan bagian penting dari tertib administrasi madrasah. “Pengelolaan BMN tidak hanya berkaitan dengan pencatatan aset, tetapi juga memastikan setiap barang milik negara dapat dipertanggungjawabkan keberadaan dan pemanfaatannya. Melalui kegiatan ini, kami berharap pengelolaan BMN di MAN 4 Bantul semakin tertib, akurat, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Retno.

Menurutnya, kesiapan menghadapi Sensus BMN 2026 perlu didukung dengan koordinasi dan ketelitian seluruh pihak yang berkaitan dengan pengelolaan aset. Karena itu, pengetahuan dan pemahaman yang diperoleh Dody melalui kegiatan coaching clinic diharapkan dapat diterapkan dalam pelaksanaan pengelolaan BMN di madrasah.

Keikutsertaan Dody dalam kegiatan tersebut menunjukkan komitmen MAN 4 Bantul untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola aset negara. Dengan data BMN yang tertib dan akurat, madrasah dapat mendukung terciptanya administrasi yang transparan, efektif, dan akuntabel. Melalui persiapan yang matang menuju Sensus BMN 2026, MAN 4 Bantul berkomitmen menjaga amanah pengelolaan aset negara sekaligus memperkuat tata kelola administrasi yang profesional. (afa/ica)

 

Hubungi Kami