Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
×
Menu
Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
Kembali ke Arsip

MAN 4 Bantul Kirim Perwakilan dalam Lomba Geguritan Guna Lestarikan Sastra Jawa

Berita MAN 4 BANTUL
Fransisca Listiariny Kamis, 25 Jun 2026 👁️ 4 kali dilihat
MAN 4 Bantul Kirim Perwakilan dalam Lomba Geguritan Guna Lestarikan Sastra Jawa

 

Bantul (MAN 4 Bantul) - Syifa Nurahma Insyiroh salah satu murid MAN 4 Bantul mengikuti Kompetisi  Bahasa Sastra 2026 pada cabang Geguritan Tingkat SMA/SMK/MA. Kompetisi ini merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Bantul pada Rabu (24/06/2026), bertempat di Kalurahan Wukirsari, Imogiri. Kegiatan ini menjadi ajang bagi para pelajar untuk menampilkan kemampuan dalam melestarikan sastra Jawa melalui seni membaca geguritan.

Dalam perlombaan tersebut, peserta dari berbagai SMA, SMK, dan MA di Kabupaten Bantul menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam membacakan geguritan dengan memperhatikan penghayatan, artikulasi, intonasi, serta ekspresi yang sesuai dengan isi karya. Keikutsertaan MAN 4 Bantul menjadi wujud komitmen madrasah dalam mendukung pelestarian bahasa, sastra, dan budaya Jawa di kalangan generasi muda.

Guru Bahasa Jawa MAN 4 Bantul, Erika Wahyu Andriani, menyampaikan bahwa partisipasi murid dalam lomba ini merupakan pengalaman yang sangat berharga, terlepas dari hasil yang diperoleh. Menurutnya, kegiatan seperti ini mampu menumbuhkan rasa percaya diri sekaligus meningkatkan kecintaan murid terhadap sastra daerah.

Lomba membaca geguritan bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk melatih kemampuan berbahasa Jawa, mengasah penghayatan terhadap karya sastra, serta menumbuhkan kebanggaan dalam melestarikan budaya lokal. Kami berharap pengalaman ini dapat memotivasi murid untuk terus berkarya dan mengembangkan potensinya, ujar Erika.

Melalui keikutsertaan dalam berbagai ajang kebudayaan, MAN 4 Bantul terus berupaya memberikan ruang bagi murid untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang seni budaya. Diharapkan, pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi murid untuk terus berprestasi sekaligus menjadi generasi yang turut menjaga kelestarian warisan budaya bangsa. (eri/ica)