Bantul (MAN 4 Bantul) - Pembelajaran Fisika di MAN 4 Bantul dikemas secara menarik, aplikatif, dan menyenangkan. Pada Senin (10/08/2026), para murid Kelas XI F1 diajak keluar ruang kelas menuju Lapangan MAN 4 Bantul untuk mempraktikkan langsung teori-teori Fisika melalui uji coba peluncuran roket air.
Roket air yang digunakan merupakan model roket sederhana berbahan botol plastik bekas yang memanfaatkan kombinasi air dan udara bertekanan sebagai bahan bakar serta tenaga pendorongnya. Dalam kegiatan ini, para murid diajak merancang, mengukur proporsi air, memompa udara, hingga meluncurkan roket air buatan kelompok mereka masing-masing. Kegiatan meluncurkan roket air tersebut berjalan sukses dan mendapat antusiasme luar biasa dari para siswa saat roket meluncur tinggi ke udara.
Praktik ini dirancang khusus untuk membedah prinsip-prinsip sains secara konkret, di antaranya: Hukum Newton III (Aksi-Reaksi): Ketika udara bertekanan tinggi mendorong air keluar dari mulut botol ke bawah (aksi), air tersebut memberikan gaya dorong yang sama besar ke arah atas (reaksi), sehingga membuat roket meluncur pesat ke udara. Hukum Kekekalan Momentum: Perubahan momentum pada air yang terdorong keluar menghasilkan perubahan momentum yang sama besarnya pada badan roket ke arah berlawanan. Persamaan Tekanan Fluida dan Aerodinamika: Besarnya tekanan udara yang dipompakan ke dalam botol menentukan seberapa besar gaya dorong yang dihasilkan, sementara bentuk sirip dan moncong roket memengaruhi stabilitas lintasan roket saat membelah udara.
Guru Mata Pelajaran Fisika MAN 4 Bantul, Mardiastuti, menyampaikan bahwa pendekatan praktik langsung ini sangat efektif untuk mengikis kesan bahwa pelajaran Fisika itu rumit dan penuh dengan hafalan rumus belaka.
“Kami ingin membawa pembelajaran Fisika keluar dari teks buku menuju pengalaman nyata. Melalui praktik roket air ini, anak-anak tidak hanya menghafal rumus Hukum III Newton atau Hukum Kekekalan Momentum, tetapi mereka menyaksikan dan membuktikannya sendiri secara langsung di lapangan. Saat mereka memompa udara dan melihat roket meluncur sukses, konsep aksi-reaksi itu langsung tertanam kuat dalam pemahaman mereka. Pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan seperti inilah yang mampu menumbuhkan rasa ingin tahu serta kecintaan murid terhadap sains,” ungkap Mardiastuti di sela-sela mendampingi siswa di lapangan.
Peluncuran roket air yang sukses ini tidak hanya menghadirkan keseruan di tengah lapangan, tetapi juga memberikan pemahaman sains yang mendalam dan berkesan bagi seluruh murid Kelas XI F1 MAN 4 Bantul. (lel/ica)