Bantul (MAN 4 Bantul) - Guna memetakan kemampuan dasar literasi Al-Quran, MAN 4 Bantul menggelar kegiatan penjajakan Baca Tulis Quran (BTQ) bagi seluruh murid baru kelas X pada Selasa (14/07/2026). Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan bacaan serta pemahaman dasar murid baru terhadap kitab suci Al-Quran.
Proses penjajakan dilaksanakan secara langsung di ruang kelas masing-masing. Tim penguji yang terdiri dari para guru rumpun keagamaan diterjunkan ke kelas-kelas untuk mendengarkan bacaan serta menguji kemampuan dasar murid secara individual.
Program ini menjadi instrumen penting bagi madrasah dalam menentukan tindak lanjut yang tepat bagi setiap murid. Berdasarkan hasil pemetaan tersebut, madrasah telah menyiapkan jalur pembinaan yang berbeda; bagi murid yang memiliki kemampuan mumpuni serta minat untuk menghafal, akan diarahkan untuk bergabung ke kelas tahfidz. Sebaliknya, bagi murid yang masih memerlukan pendampingan lebih lanjut, tim BTQ MAN 4 Bantul telah menyiapkan program bimbingan intensif agar kemampuan bacaan mereka meningkat secara signifikan.
Yasin Syafii Azami, selaku Koordinator Keagamaan MAN 4 Bantul, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk tanggung jawab madrasah dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kedekatan spiritual dengan Al-Quran. “Penjajakan ini adalah langkah awal yang strategis untuk memetakan potensi dan kebutuhan murid secara objektif. Kami ingin memastikan tidak ada murid yang tertinggal dalam literasi Al-Quran. Dengan data ini, kita bisa memberikan penanganan yang tepat sasaran; bagi yang sudah mahir kita arahkan ke kelas tahfidz untuk pengembangan lebih lanjut, dan bagi yang masih memerlukan bimbingan, kami sudah siapkan program intensif agar mereka bisa membaca Al-Quran dengan baik dan benar. Ini semua demi mewujudkan profil murid yang religius dan kompeten,” jelas Yasin.
Dengan dilaksanakannya penjajakan ini, diharapkan seluruh murid MAN 4 Bantul memiliki bekal religiusitas yang kuat, sehingga tercipta lingkungan madrasah yang Qurani, berakhlakul karimah, dan berdaya saing tinggi. (lel/ica)