Bantul (MAN 4 Bantul) – Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Kabid Penmad) Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil Kemenag DIY), H. Sidik Pramono, S.Ag., M.Si., menghadiri sekaligus memberikan sambutan dalam acara Uji Publik Kurikulum Operasional Madrasah (KOM) MAN 4 Bantul. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (26/06/2026) di Aula MAN 4 Bantul ini dihadiri oleh seluruh civitas akademika madrasah.
Dalam arahannya, H. Sidik Pramono memberikan apresiasi yang tinggi kepada MAN 4 Bantul karena telah bergerak cepat melaksanakan uji publik kurikulum bahkan sebelum tahun ajaran baru resmi dimulai. Ia menegaskan bahwa seluruh pelaksanaan kegiatan di madrasah wajib berpedoman pada KOM yang telah dirancang.
“Apresiasi yang luar biasa untuk MAN 4 Bantul yang telah melaksanakan uji publik sebelum tahun ajaran baru. Kurikulum ini harus menjadi kompas. Melalui KOM, kita bisa mengevaluasi dan mengetahui sejauh mana pelaksanaan kegiatan madrasah berjalan—apakah sudah sesuai dengan rancangan awal atau belum,” ujar Sidik Pramono.
Lebih lanjut, Kabid Penmad mengingatkan bahwa sebagai lembaga di bawah naungan Kementerian Agama, madrasah harus mengintegrasikan 8 Program Prioritas Kementerian Agama ke dalam rancangan KOM dengan menonjolkan keunggulan madrasah sesuai potensinya masing-masing.
Sidik Pramono menyoroti beberapa poin yang beririsan langsung dengan dunia madrasah, salah satunya adalah Penguatan Ekoteologi. Ia menyarankan agar nilai-nilai kelestarian lingkungan diwujudkan dalam tiga unsur kegiatan madrasah, seperti pada Masa Ta'aruf Siswa Madrasah (Matsama) maupun kegiatan perkemahan, melalui aksi nyata seperti reboisasi, pelepasan burung, dan penebaran benih ikan.
Selain itu, terkait Digitalisasi Tata Kelola, ia mendorong pemanfaatan platform digital seperti Jogja Madrasah Digital (JMD) sebagai pilar utama untuk menunjang efektivitas proses belajar mengajar.
Merespons arahan tersebut, Kepala MAN 4 Bantul, Syaefulani, menyatakan kesiapan penuh jajarannya untuk menyelaraskan kurikulum madrasah dengan instruksi dari Kanwil Kemenag DIY. Pihaknya berkomitmen untuk menjadikan catatan dan program prioritas tersebut sebagai fondasi utama pengembangan madrasah ke depan.
“Kami sangat berterima kasih atas arahan dan apresiasi dari Bapak Kabid Penmad. Catatan mengenai integrasi delapan program prioritas Kemenag khususnya mengenai ekoteologi dan optimalisasi platform JMD akan langsung kami sematkan ke dalam KOM yang sedang diuji publik ini. Ini adalah ikhtiar kami untuk membawa MAN 4 Bantul menjadi madrasah yang unggul, adaptif, dan siap menjawab tantangan zaman,” pungkas Syaefulani. (lel/ica)