Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
×
Menu
Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
Kembali ke Arsip

Asah Kreativitas dan Literasi, Workshop Penulisan Puisi Hadirkan Tedi Kusyairi

Berita MAN 4 BANTUL
Fransisca Listiariny Jumat, 19 Jun 2026 👁️ 7 kali dilihat
Asah Kreativitas dan Literasi, Workshop Penulisan Puisi Hadirkan Tedi Kusyairi

Bantul (MAN 4 Bantul) – Tim Literasi madrasah menyelenggarakan Workshop Penulisan Puisi yang diikuti oleh perwakilan murid dari setiap kelas X dan XI bertempat di aula madrasah pada Jumat (19/06/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi sekaligus mengembangkan kreativitas murid dalam bidang sastra, khususnya penulisan dan pembacaan puisi.

Workshop menghadirkan Tedi Kusyairi sebagai narasumber yang memberikan berbagai materi mengenai teknik dan proses kreatif dalam menulis puisi. Dalam pemaparannya, peserta diajak memahami unsur-unsur penting dalam puisi, cara menemukan ide, mengolah diksi, serta menyampaikan pesan melalui karya sastra yang menarik dan bermakna.

Tidak hanya menerima materi, para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk langsung membuat puisi berdasarkan tema yang diberikan. Hasil karya tersebut kemudian dipresentasikan melalui praktik membaca puisi, sehingga murid dapat melatih kemampuan berekspresi, penghayatan, dan kepercayaan diri di depan audiens.

Suasana workshop berlangsung interaktif. Pada sesi tanya jawab, peserta aktif mengajukan pertanyaan seputar teknik penulisan, pemilihan kata, hingga cara membangun suasana dan emosi dalam sebuah puisi. Narasumber memberikan berbagai tips dan pengalaman yang memotivasi murid untuk terus berkarya dan mengembangkan minat mereka di bidang sastra.

Retnaningsih selaku Koordinator Tim Literasi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk menumbuhkan budaya literasi di lingkungan madrasah. “Workshop penulisan puisi ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi murid untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan literasi mereka. Melalui kegiatan ini, murid tidak hanya belajar menulis puisi, tetapi juga berani mengekspresikan gagasan dan perasaannya melalui karya sastra yang bermakna,” ujarnya.

Melalui workshop ini, diharapkan semakin banyak murid yang tertarik untuk berkarya di bidang sastra serta mampu menghasilkan puisi-puisi yang kreatif, inspiratif, dan mencerminkan karakter pelajar yang berbudaya literasi. (eri/ica)