Bantul (MAN 4 Bantul) – MAN 4 Bantul kembali menyelenggarakan kegiatan rutin upacara bendera mingguan di halaman utama madrasah pada Senin (7/9/2026). Upacara yang dimulai tepat pukul 07.00 WIB tersebut diikuti oleh seluruh civitas akademika, mulai dari jajaran pimpinan, guru, pegawai, hingga murid-murid dari kelas X, XI, dan XII. Suasana upacara berlangsung dengan sangat lancar, tertib, dan penuh kedisiplinan dari awal hingga akhir.
Pada kesempatan kali ini, para siswa dari kelas XI F3 mendapat kepercayaan serta tanggung jawab sebagai tim petugas upacara. Dengan persiapan matang dan latihan intensif yang telah dijalani sebelumnya, petugas dari kelas XI F3 berhasil menjalankan setiap urutan ikrar, pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan Teks Pancasila, UUD 1945, hingga janji siswa secara presisi dan percaya diri.
Bertindak sebagai Pembina Upacara, Agung Wicaksono, menyampaikan amanat yang menyentuh ranah pembentukan karakter dan spiritualitas murid. Walaupun agenda yang berlangsung adalah upacara bendera rutin hari Senin, pesan utama yang diusung dalam amanat pembina berfokus pada pentingnya memetik serta meneladani makna peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dalam rutinitas belajar dan berinteraksi di lingkungan madrasah.
Dalam amanatnya, Agung Wicaksono mengingatkan bahwa keteladanan Rasulullah SAW bukanlah sekadar bahan bacaan sejarah, melainkan kompas moral yang harus diimplementasikan dalam kehidupan nyata, terutama bagi seorang penuntut ilmu.
“Upacara bendera hari Senin ini adalah momentum untuk melatih kedisiplinan nasionalisme kita. Namun, di samping itu, kita juga harus senantiasa menyiram rohani kita dengan mengambil hikmah mendalam dari makna Maulid Nabi Muhammad SAW. Meneladani Rasulullah tidak harus menunggu momen-momen besar, melainkan dimulai dari hal-hal kecil sehari-hari di madrasah: menjaga kedisiplinan waktu, menghormati guru, menyayangi sesama teman, serta jujur dan sungguh-sungguh dalam menuntut ilmu. Jika akhlakul karimah Rasulullah ini benar-benar kita terapkan, insyaAllah tidak hanya prestasi belajar yang kita raih, tetapi juga keberkahan hidup,” tutur Agung Wicaksono.
Melalui perpaduan nilai kedisiplinan nasional dan penguatan akhlakul karimah tersebut, pelaksanaan upacara bendera hari Senin di MAN 4 Bantul diharapkan dapat terus menjadi wadah pembinaan karakter murid agar tumbuh menjadi pribadi yang berintegritas, berprestasi, dan berakhlak mulia. (lel/ica)