Bantul (MAN 4 Bantul) – MAN 4 Bantul melaksanakan simulasi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) pada Jumat (04/09/2026) sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi OMI. Kegiatan berlangsung di Laboratorium Komputer MAN 4 Bantul dengan diikuti peserta dari enam mata pelajaran, yaitu Ekonomi, Geografi, Matematika, Biologi, Fisika, dan Kimia.
Simulasi dilaksanakan dalam beberapa sesi dengan jadwal yang telah disusun, kegiatan dimulai pukul 07.00 dan berlangsung secara bertahap hingga pukul 17.30 WIB. Pembagian sesi tersebut dilakukan agar pelaksanaan simulasi dapat berjalan tertib dan setiap peserta memperoleh kesempatan untuk mengikuti latihan secara optimal.
Dalam pelaksanaannya, peserta mengerjakan soal simulasi menggunakan fasilitas komputer yang tersedia di laboratorium. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mengukur kesiapan akademik peserta, tetapi juga membiasakan mereka menghadapi sistem dan suasana pelaksanaan olimpiade yang membutuhkan ketelitian, kecepatan, serta kemampuan mengelola waktu.
Koordinator OMI MAN 4 Bantul, Ratna Dhevi Fahmiyati, menyampaikan bahwa simulasi menjadi salah satu tahapan penting untuk mengukur kesiapan peserta sebelum menghadapi kompetisi yang sebenarnya. “Simulasi ini kami laksanakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan peserta, baik dari sisi penguasaan materi maupun kemampuan mereka dalam mengerjakan soal dengan batasan waktu. Dari hasil simulasi ini nantinya dapat kami evaluasi untuk menentukan materi atau kemampuan apa saja yang masih perlu diperkuat,” ungkap Ratna.
Dengan pelaksanaan simulasi secara intensif dan terarah, MAN 4 Bantul berharap para peserta dari enam mata pelajaran tersebut mampu meningkatkan kompetensi, kepercayaan diri, dan kesiapan dalam mengikuti OMI. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen madrasah dalam memberikan pendampingan terbaik bagi peserta didik untuk meraih prestasi di tingkat yang lebih tinggi. (eri/ica)