Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
×
Menu
Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
Kembali ke Arsip

Kemenag DIY Himpun Donasi Rp 224 Juta untuk Korban Bencana di NTT, Sulteng, dan Sumut

Berita MAN 4 BANTUL
Fransisca Listiariny Sabtu, 5 Sep 2026 👁️ 11 kali dilihat
Kemenag DIY Himpun Donasi Rp 224 Juta untuk Korban Bencana di NTT, Sulteng, dan Sumut

Bantul (MAN 4 Bantul) - Kepedulian keluarga besar Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta terhadap masyarakat terdampak bencana kembali diwujudkan melalui aksi solidaritas. Total hingga Sabtu (5/9/2026) telah terkumpul donasi sebesar Rp224.334.400 untuk membantu masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Tengah, dan Sumatera Utara.

Berdasarkan rekapitulasi yang dihimpun, kontribusi berasal dari seluruh satuan kerja Kemenag se-DIY. Rinciannya, Kemenag Gunungkidul sebesar Rp33.891.500, Kemenag Kulon Progo Rp40.550.000, Kemenag Bantul Rp52.612.200, Kemenag Kota Yogyakarta Rp34.538.700, Kemenag Sleman Rp50.004.000, serta Kanwil Kemenag DIY Rp12.738.000.

Seluruh bantuan tersebut dikirimkan melalui nomor rekening yang tertera dalam surat Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor 7188/SJ/B.VI/HM.00/8/2026 tanggal 18 Agustus 2026 tentang donasi gempa NTT, Sumatera Utara, dan Sulawesi Utara. Bantuan ini diharapkan menjadi bagian dari solusi untuk meringankan beban masyarakat, ASN Kemenag, lembaga pendidikan keagamaan, serta perbaikan tempat ibadah yang terdampak musibah.

Menanggapi pencapaian aksi sosial tersebut, Kepala MAN 4 Bantul, Syaefulani, menyampaikan apresiasi mendalam atas semangat kebersamaan dan kepedulian yang ditunjukkan oleh keluarga besar Kemenag DIY, khususnya jajaran Kemenag Bantul tempat MAN 4 Bantul bernaung.

“Alhamdulillah, kami di MAN 4 Bantul merasa bangga dan bersyukur dapat menjadi bagian dari gerakan kepedulian yang digalang oleh Kanwil Kemenag DIY dan Kemenag Bantul. Terkumpulnya donasi sebesar 224 juta rupiah ini menunjukkan betapa kuatnya rasa empati serta nilai kebersamaan di lingkungan Kementerian Agama. Setiap bantuan yang disalurkan bukan sekadar nominal, melainkan wujud kepedulian nyata bahwa saudara-saudara kita di NTT, Sulteng, dan Sumut tidak sendirian menghadapi masa sulit ini. Semoga bantuan ini menjadi amal kebaikan bagi seluruh warga madrasah dan ASN Kemenag yang berpartisipasi,” tutur Syaefulani. (lel)

 

#Tim Humas DIY dan Komunikasi Publik

Hubungi Kami