Bantul (MAN 4 Bantul) – Murid kelas X E4 MAN 4 Bantul mendapatkan edukasi langsung mengenai keselamatan dan ketertiban berlalu lintas dari anggota Polsek Banguntapan pada Jumat (30/10/2026). Kegiatan sosialisasi yang berlangsung di ruang kelas X E4 ini menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk meningkatkan kedisiplinan generasi muda dalam berlalu lintas serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya keselamatan di jalan raya.
Dalam kegiatan tersebut, anggota Polsek Banguntapan menyampaikan berbagai imbauan dan materi tentang pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas. Murid diberikan pemahaman mengenai perilaku berkendara yang aman, penggunaan perlengkapan keselamatan, kepatuhan terhadap rambu-rambu, serta pentingnya memastikan kelengkapan kendaraan sebelum digunakan.
Sosialisasi berlangsung secara langsung dan komunikatif. Murid diajak memahami bahwa setiap pengguna jalan memiliki tanggung jawab untuk menjaga keselamatan diri sendiri maupun orang lain. Kedisiplinan dalam berkendara perlu dibangun sejak dini agar tidak mudah melakukan pelanggaran yang dapat berujung pada kecelakaan.
Kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya Polsek Banguntapan untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, sekaligus mengurangi angka fatalitas korban di jalan raya. Melalui edukasi kepada kalangan pelajar, kepolisian berharap kesadaran berlalu lintas semakin meningkat sehingga tercipta situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas (Kamseltibcarlantas), khususnya di wilayah Banguntapan.
Kepala MAN 4 Bantul, Syaefulani, S.Ag., M.Pd., menyambut baik pelaksanaan sosialisasi tersebut. Ia menilai edukasi langsung di ruang kelas menjadi sarana penting untuk membekali murid dengan pengetahuan dan kesadaran dalam menjaga keselamatan selama berkendara.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polsek Banguntapan yang telah memberikan edukasi kepada murid MAN 4 Bantul. Kami berharap melalui sosialisasi ini, murid semakin memahami pentingnya disiplin berlalu lintas dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Keselamatan harus menjadi prioritas, bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk pengguna jalan lainnya,” ungkap Syaefulani.
Lebih lanjut, kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara madrasah dan kepolisian dalam membangun karakter generasi muda yang taat aturan dan bertanggung jawab. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan tidak berhenti di ruang kelas, tetapi diterapkan ketika murid berkendara maupun saat beraktivitas di jalan raya.
Melalui sosialisasi di kelas X E4 ini, MAN 4 Bantul terus mendukung pendidikan karakter yang mencakup kedisiplinan, kepatuhan terhadap aturan, dan kepedulian terhadap keselamatan bersama. Dengan demikian, murid diharapkan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, tertib, dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. (lel/ica)