Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
×
Menu
Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
Kembali ke Arsip

Perkuat Doa Jelang TKA, Siswa Kelas XII MAN 4 Bantul Khidmat Laksanakan Salat Duha Berjamaah

Berita MAN 4 BANTUL
Fransisca Listiariny Jumat, 30 Okt 2026 👁️ 15 kali dilihat
Perkuat Doa Jelang TKA, Siswa Kelas XII MAN 4 Bantul Khidmat Laksanakan Salat Duha Berjamaah

Bantul (MAN 4 Bantul) – Mengawali aktivitas pada Jumat (30/10/2026), murid kelas XII MAN 4 Bantul melaksanakan salat Duha berjamaah di musala madrasah. Kegiatan berlangsung khusyuk dengan Drs. H. Shobir Hatimy sebagai imam. Kepala MAN 4 Bantul, Syaefulani, S.Ag., M.Pd., turut hadir mendampingi murid dalam kegiatan ibadah pagi tersebut.

Sejak pagi, murid kelas XII mengikuti rangkaian salat Duha berjamaah dengan tertib. Suasana musala terasa khidmat ketika seluruh jamaah berdiri dalam saf, mengikuti gerakan salat, dan memanjatkan doa kepada Allah Swt. Kebersamaan dalam beribadah ini menjadi awal yang baik untuk mengawali hari sekaligus membangun ketenangan hati dan kesiapan diri menghadapi berbagai agenda akademik.

Pelaksanaan salat Duha berjamaah menjadi bagian dari pembiasaan ibadah di lingkungan MAN 4 Bantul. Melalui kegiatan ini, murid diajak untuk membangun kedisiplinan dalam menjalankan ibadah sunah, meningkatkan kedekatan spiritual kepada Allah Swt., serta membiasakan diri mengawali aktivitas dengan mengingat-Nya.

Kepala MAN 4 Bantul, Syaefulani, menyampaikan bahwa pembiasaan ibadah memiliki peran penting dalam membentuk karakter murid. Menurutnya, persiapan menghadapi ujian tidak cukup hanya dilakukan melalui belajar dan latihan soal, tetapi juga perlu disertai doa, ketenangan batin, dan penguatan spiritual.

“Anak-anak, mari kita awali setiap ikhtiar dengan mendekatkan diri kepada Allah Swt. Salat Duha berjamaah ini bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi sarana untuk melatih kedisiplinan, membangun ketenangan hati, dan memohon kemudahan dalam setiap urusan. Kami berharap murid kelas XII dapat mempersiapkan TKA dengan sungguh-sungguh, menjaga semangat belajar, serta senantiasa mengiringi usaha dengan doa,” ungkap Syaefulani.

Setelah pelaksanaan salat Duha berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan mujahadah dan istighosah sebagai ikhtiar spiritual menyongsong Tes Kemampuan Akademik (TKA). Rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum bagi murid untuk memohon kelancaran, kemudahan, dan hasil terbaik dalam menghadapi tahapan evaluasi akademik. (lel/ica)

Hubungi Kami