Bantul (MAN 4 Bantul) – Sebagai tindak lanjut langsung dari Workshop Edu Trip pengelolaan sampah dan kualitas air, para murid kelas X MAN 4 Bantul menggelar kegiatan praktik pembuatan mind map di ruang kelas masing-masing pada Senin (21/9/2026).
Dalam sesi lanjutan ini, murid kelas X diajak merumuskan strategi dan gagasan kreatif terkait pemilahan, pengolahan, serta solusi pengurangan sampah di lingkungan madrasah dan tempat tinggal. Proses penyusunan mind map tersebut berlangsung interaktif dengan pendampingan langsung dari para mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta yang hadir di setiap kelas.
Usai merampungkan mind map yang dipenuhi ilustrasi dan gagasan aplikatif, setiap kelompok mempresentasikan hasil pemikirannya di depan kelas. Sesi diskusi dan tanya jawab antar murid berlangsung hangat, melatih keberanian berbicara di depan umum sekaligus memperdalam pemahaman materi lingkungan yang telah didapat.
Salah satu murid kelas X MAN 4 Bantul, Muhammad Muafiq, membagikan keseruan serta pengalaman belajarnya selama mengikuti kegiatan praktik dan presentasi tersebut. “Pengalaman belajar hari ini sangat seru dan tidak membosankan. Setelah mendengarkan materi workshop di mushola, kami langsung mempraktikkannya dengan membuat mind map bersama teman-teman di kelas. Didampingi kakak-kakak mahasiswa UIN, kami jadi lebih paham bagaimana memetakan masalah sampah plastik dan cara mengolah sampah organik di sekolah. Saat maju ke depan untuk presentasi, kami juga bisa saling bertukar ide kreatif dengan kelompok lain. Kegiatan ini membuat kami makin sadar bahwa menjaga kebersihan lingkungan itu bisa dimulai dari langkah-langkah kecil yang nyata,” kata Muhammad Muafiq.
Melalui perpaduan teori dan praktik pembuatan mind map ini, MAN 4 Bantul terus mengukuhkan perannya sebagai Madrasah Adiwiyata yang aktif mencetak generasi muda berwawasan lingkungan dan berani menyuarakan gagasan positif. (lel/ica)