Bantul (MAN 4 Bantul) – Wujud nyata komitmen sebagai Sekolah/Madrasah Adiwiyata yang mandiri dan berwawasan lingkungan terus diperlihatkan oleh MAN 4 Bantul. Memanfaatkan lahan di halaman belakang madrasah yang dikelola dalam area Manembayo Minipark, MAN 4 Bantul sukses memanen hasil ternak entok pada Kamis (15/10/2026).
Pengembangbiakan entok ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan budidaya unggas di madrasah, melainkan juga penerapannya dalam mengusung konsep zero waste dan kemandirian pangan. Selama masa pemeliharaan, pakan entok sebagian besar memanfaatkan pakan alami serta pengelolaan limbah sisa makanan dari kantin dan lingkungan madrasah. Langkah terpadu ini berhasil mengurangi volume sampah organik madrasah secara signifikan sekaligus mengolahnya menjadi nilai guna ekonomi dan konsumsi.
Pada panen kali ini, ternak entok yang telah siap dipanen disembelih dan dilelang kepada warga madrasah secara terbuka. Hasil lelang dari penjualan entok diputar kembali sebagai modal usaha untuk membeli bibit entok baru agar keberlanjutan siklus peternakan terus terjaga. Sementara itu, sebagian hasil panen disembelih untuk diolah dan dinikmati bersama sebagai wujud rasa syukur serta penguat kebersamaan seluruh warga madrasah.
Pengelola Manembayo Minipark, Trima Evantoro, menjelaskan bahwa program budidaya ini menjadi sarana edukasi praktis bagi para murid dalam menerapkan nilai-nilai kewirausahaan, Adiwiyata, dan ketahanan pangan secara langsung.
“Panen entok di Manembayo Minipark ini merupakan bukti nyata dari integrasi nilai Adiwiyata, kewirausahaan, dan kemandirian pangan di MAN 4 Bantul. Melalui pemanfaatan limbah sisa makanan sebagai pakan ternak, kita tidak hanya berhasil menekan sampah organik di madrasah, tetapi juga mampu menghasilkan pangan secara mandiri. Hasil lelang penjualan entok ini kami putar kembali untuk pembelian bibit baru agar budidaya terus berkelanjutan, sedangkan sebagian lagi kita nikmati bersama untuk memupuk keakraban warga madrasah. Kami berharap para murid dapat mengambil pelajaran berharga tentang pengelolaan lingkungan dan semangat berwirausaha secara nyata,” ungkap Trima Evantoro.
Kegiatan panen dan kebersamaan ini berlangsung hangat serta penuh antusiasme. Melalui inovasi Manembayo Minipark ini, MAN 4 Bantul makin memperkokoh posisinya sebagai lembaga pendidikan yang ramah lingkungan, inovatif, dan mampu membekali para murid dengan jiwa kewirausahaan berbasis kelestarian alam. (lel/ica)