Bantul (MAN 4 Bantul) – Pagi di halaman MAN 4 Bantul pada Rabu (20/05/2026) terasa berbeda. Langit cerah, derap langkah petugas upacara, dan suara lantang penghormatan bendera menyatu menjadi satu momentum penuh makna. Seluruh civitas akademika MAN 4 Bantul berkumpul dalam Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 dengan semangat yang membara.
Upacara yang diikuti guru, pegawai, dan seluruh murid MAN 4 Bantul tersebut berlangsung khidmat sekaligus penuh energi kebangsaan. Kelas XI F5 dipercaya menjadi petugas upacara dan tampil dengan disiplin serta penuh tanggung jawab sejak awal hingga akhir kegiatan.
Yang membuat suasana semakin hidup adalah amanat pembina upacara yang dibawakan oleh Nanang Qosem. Dengan gaya penyampaian yang tegas namun hangat, guru Bahasa Arab MAN 4 Bantul itu membacakan amanat Hari Kebangkitan Nasional tahun 2026 yang mengusung tema besar “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara.”
Tema tersebut menjadi pengingat penting bahwa generasi muda hari ini adalah penentu arah bangsa di masa depan. Dalam amanatnya, Nanang Qosem menekankan bahwa menjaga tunas bangsa tidak cukup hanya lewat pendidikan formal, tetapi juga melalui pembentukan karakter, akhlak, nasionalisme, dan kepedulian terhadap sesama.
Suasana upacara terasa begitu menyentuh ketika seluruh peserta diajak merenungkan perjuangan para pendiri bangsa yang telah menyalakan api kebangkitan nasional lebih dari satu abad lalu. Kini, perjuangan itu diteruskan oleh generasi muda melalui pendidikan, prestasi, dan semangat menjaga persatuan.
Di sela amanatnya, Nanang Qosem juga mengingatkan murid agar tidak terlena dengan perkembangan zaman yang serba cepat, tetapi tetap memiliki jati diri dan semangat kebangsaan yang kuat. “Kebangkitan bangsa hari ini dimulai dari bagaimana kita menjaga generasi muda. Murid-murid adalah tunas bangsa yang harus dirawat dengan ilmu, akhlak, dan semangat cinta tanah air. Kalau generasinya kuat, maka negara juga akan kuat,” ungkapnya.
Kalimat tersebut disambut penuh perhatian oleh para peserta upacara. Banyak murid tampak serius menyimak amanat yang tidak hanya berbicara soal seremoni, tetapi juga tentang masa depan bangsa.
Upacara Harkitnas di MAN 4 Bantul bukan sekadar rutinitas tahunan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang refleksi bahwa pendidikan memiliki peran besar dalam menjaga Indonesia tetap berdiri kokoh di tengah perubahan zaman.
Dengan semangat Hari Kebangkitan Nasional, MAN 4 Bantul kembali menegaskan komitmennya untuk terus menumbuhkan generasi yang cerdas, berkarakter, religius, dan siap menjadi penjaga masa depan bangsa. (lel/ica)