Bantul (MAN 4 Bantul) - Dalam rangka mempersiapkan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang tergabung dalam Dewan Tonti, MAN 4 Bantul menggelar kegiatan seleksi ketat bagi para siswa terpilih dari kelas X. Kegiatan ini dilaksanakan dengan penuh kedisiplinan dan semangat tinggi di lingkungan madrasah, sebagai langkah awal membentuk generasi pengibar bendera yang tangguh dan berintegritas, Selasa (21/04/2026).
Seleksi ini bukan sekadar uji kemampuan fisik, tetapi juga mencakup berbagai aspek penting yang menunjang kualitas calon anggota Paskibra. Para peserta sebelumnya telah melalui tahap penyaringan awal, sehingga yang mengikuti seleksi kali ini merupakan siswa-siswi terbaik yang siap menjalani proses lebih lanjut.
Untuk menjamin objektivitas dan kualitas seleksi, MAN 4 Bantul turut menggandeng beberapa pihak profesional di bidangnya. Tes kesehatan dilaksanakan bekerja sama dengan Puskesmas Banguntapan II guna memastikan kondisi fisik peserta dalam keadaan prima. Pemeriksaan meliputi kesehatan umum, daya tahan tubuh, serta kesiapan fisik untuk menjalani latihan intensif ke depan.
Selain itu, peserta juga mengikuti tes wawancara yang berfokus pada wawasan kebangsaan. Dalam sesi ini, para siswa diuji pemahaman mereka terhadap nilai-nilai nasionalisme, sejarah perjuangan bangsa, serta komitmen mereka dalam menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia.
Tak kalah penting, kemampuan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) menjadi salah satu penilaian utama dalam seleksi ini. Untuk itu, MAN 4 Bantul bekerja sama dengan unsur TNI dan Polri dari Kecamatan Banguntapan. Kehadiran mereka memberikan standar penilaian yang profesional sekaligus melatih kedisiplinan, kekompakan, dan ketegasan para peserta.
Pembina Dewan Tonti MAN 4 Bantul, Primanda Ahya Roihan, menyampaikan bahwa seleksi ini merupakan tahap penting dalam membentuk karakter dan mental calon anggota Paskibra. “Seleksi ini bukan hanya mencari yang terbaik secara fisik, tetapi juga mereka yang memiliki semangat nasionalisme, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Kami ingin membentuk pasukan yang tidak hanya kuat secara jasmani, tetapi juga matang secara mental dan memiliki jiwa kepemimpinan,” ungkap Primanda Ahya Roihan.
Ia juga menambahkan bahwa proses seleksi ini diharapkan dapat melahirkan anggota Paskibra yang mampu mengemban tugas dengan penuh kehormatan, terutama dalam momen-momen penting seperti upacara peringatan hari besar nasional.
Dengan adanya seleksi terpadu ini, MAN 4 Bantul menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, cinta tanah air, dan siap mengharumkan nama sekolah melalui peran mereka sebagai pengibar bendera.
Kegiatan ini pun mendapat antusiasme tinggi dari para peserta, yang mengikuti setiap tahapan dengan penuh semangat dan tekad. Harapannya, dari proses ini akan lahir pasukan Paskibra terbaik yang siap menjalankan tugas dengan disiplin, kebanggaan, dan dedikasi tinggi. (lel/ica)