Bantul (MAN 4 Bantul) - Inovasi pembelajaran kembali mewarnai MAN 4 Bantul melalui kegiatan deseminasi lanjutan yang digelar pada Kamis (27/11/2025) di aula madrasah. Seluruh guru dan pegawai hadir untuk menyimak dua presentasi dari CPNS yang menyoroti pentingnya evaluasi pembelajaran yang lebih interaktif dan relevan dengan perkembangan teknologi.
Erika Dwi Andriani membuka sesi dengan materi “Pemanfaatan Media Kahoot”, sebuah platform kuis digital yang populer dan efektif untuk mengukur pemahaman peserta didik secara cepat. Dalam presentasinya, ia mendemonstrasikan bagaimana fitur-fitur Kahoot—mulai dari kuis kompetitif, leaderboard, hingga mode belajar mandiri—dapat memunculkan antusiasme siswa sekaligus memberikan data evaluasi yang akurat bagi guru.
Dilanjutkan oleh Umi Nurul Azizah dengan tema “Media Padlet untuk Pembelajaran Interaktif”, ia memaparkan bagaimana papan digital ini dapat menjadi ruang kolaboratif bagi peserta didik. Melalui Padlet, siswa bisa mengunggah jawaban, ide, maupun refleksi pembelajaran secara real time. Umi menekankan bahwa Padlet bukan hanya media pengumpulan tugas, tetapi juga sarana evaluasi formatif yang mendorong keterlibatan aktif.
Kepala MAN 4 Bantul, Syaefulani, memberikan apresiasi atas gagasan segar kedua CPNS tersebut. “Evaluasi adalah jantung dari proses pembelajaran. Dengan Kahoot dan Padlet, guru memiliki cara yang lebih menarik dan efektif untuk memahami perkembangan belajar siswa. Saya berharap inovasi ini dapat diterapkan secara konsisten di kelas,” ujarnya.
Deseminasi ini semakin menegaskan komitmen MAN 4 Bantul dalam memanfaatkan teknologi demi meningkatkan kualitas pembelajaran. (lel/ica)