Bantul (MAN 4 Bantul) - Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga bekerja sama dengan Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI menggelar Seminar Nasional Perlindungan Guru di Era Digital. Kegiatan ini diselenggarakan di Hotel New Saphir Yogyakarta pada Selasa (18/11/2025) dan dihadiri oleh para guru dari berbagai tingkatan, mulai dari MTs, MA, hingga satuan pendidikan umum di bawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Bantul.
MAN 4 Bantul turut berpartisipasi dalam kegiatan ini dengan mengirimkan perwakilan guru, yakni Endriani Putri Taufani. Kehadiran Endriani mencerminkan komitmen MAN 4 Bantul untuk terus meningkatkan kompetensi pendidiknya, khususnya dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital yang semakin kompleks.
Seminar ini membahas berbagai isu penting, di antaranya keamanan digital bagi guru, etika bermedia sosial, perlindungan hukum, serta strategi menjaga kualitas pembelajaran di tengah perkembangan teknologi yang pesat. Para narasumber juga menekankan pentingnya literasi digital bagi pendidik untuk menghindari risiko penyalahgunaan teknologi dan menjaga profesionalitas.
Endriani Putri Taufani menyampaikan kesan dan manfaat yang diperolehnya dari kegiatan tersebut. “Era digital membuka banyak peluang, tetapi juga membawa tantangan besar. Sebagai guru, kita harus cerdas dan berhati-hati dalam memanfaatkan teknologi. Pembelajaran yang aman dan etis adalah kunci untuk menjaga kualitas pendidikan,” ujarnya. Ia juga berharap seminar semacam ini dapat terus diadakan. “Kegiatan seperti ini sangat membantu guru untuk memahami aspek perlindungan diri dan profesinya. Semoga semakin banyak pelatihan yang memperkuat kapasitas guru di era digital,” tambahnya.
Dengan mengikuti seminar ini, MAN 4 Bantul berharap para guru semakin siap menghadapi dinamika dunia pendidikan modern, sekaligus mampu memberikan layanan pembelajaran yang aman, berkualitas, dan berintegritas. (lel/ica)