Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
×
Menu
Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
Kembali ke Arsip

Tanamkan Karakter Sejak Dini, Kepala MAN 4 Bantul Sambut Murid Lewat Budaya 5S

Berita MAN 4 BANTUL
Fransisca Listiariny Rabu, 28 Okt 2026 👁️ 5 kali dilihat
Tanamkan Karakter Sejak Dini, Kepala MAN 4 Bantul Sambut Murid Lewat Budaya 5S

Bantul (MAN 4 Bantul) – Suasana pagi di MAN 4 Bantul terasa hangat pada Rabu (28/10/2026). Kepala MAN 4 Bantul, Syaefulani, S.Ag., M.Pd., hadir lebih awal untuk menyambut kedatangan murid di lingkungan madrasah. Dengan senyum ramah, ia menerapkan budaya 5S, yaitu Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun sebagai teladan dalam membangun karakter dan budaya positif di madrasah.

Satu per satu murid yang datang disambut dengan senyuman, sapaan hangat, dan salam. Interaksi sederhana tersebut menciptakan suasana akrab sekaligus menumbuhkan rasa nyaman bagi murid sebelum memulai kegiatan pembelajaran. Kehadiran kepala madrasah di pagi hari juga menjadi contoh nyata bahwa keteladanan dapat ditunjukkan melalui tindakan sehari-hari.

Kegiatan menyambut murid dengan budaya 5S ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan kebiasaan yang rutin dilakukan. Melalui pembiasaan tersebut, MAN 4 Bantul berupaya menanamkan nilai keramahan, rasa hormat, kedisiplinan, dan kepedulian dalam kehidupan madrasah.

Syaefulani menyampaikan bahwa budaya 5S perlu dimulai dari keteladanan seluruh warga madrasah, terutama para pendidik dan tenaga kependidikan. Menurutnya, suasana pendidikan yang baik tidak hanya dibangun melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga melalui interaksi positif yang berlangsung setiap hari.

“Madrasah harus menjadi tempat yang nyaman dan menyenangkan bagi murid. Salah satu caranya adalah membiasakan budaya 5S dalam kehidupan sehari-hari. Saya ingin memberikan contoh bahwa menyambut murid dengan senyum, menyapa, dan mengucapkan salam merupakan bentuk perhatian sekaligus penghargaan kepada mereka. Hal sederhana ini semoga dapat menumbuhkan sikap saling menghormati, keramahan, dan rasa kekeluargaan di lingkungan madrasah,” ungkap Syaefulani.

Melalui keteladanan dan pembiasaan budaya 5S, MAN 4 Bantul terus berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah, humanis, dan berkarakter. Sambutan hangat di pagi hari diharapkan menjadi awal yang baik bagi murid untuk menjalani aktivitas belajar dengan semangat dan suasana hati yang positif. (lel/ica)

 

Hubungi Kami