Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
×
Menu
Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
Kembali ke Arsip

Tanamkan Budaya Peduli Lingkungan, Murid Baru MAN 4 Bantul Dibekali Materi Adiwiyata

Berita MAN 4 BANTUL
Fransisca Listiariny Rabu, 15 Jul 2026 👁️ 2 kali dilihat
Tanamkan Budaya Peduli Lingkungan, Murid Baru MAN 4 Bantul Dibekali Materi Adiwiyata

Bantul (MAN 4 Bantul) - Memasuki hari ketiga Masa Ta'aruf Murid Madrasah (Matamuda), MAN 4 Bantul menanamkan kesadaran ekologis kepada para murid baru kelas X. Bertempat di Aula MAN 4 Bantul pada Rabu (15/07/2026), ratusan murid baru mendapatkan pembekalan intensif mengenai program Adiwiyata yang berfokus pada pembentukan karakter peduli dan berbudaya lingkungan.

Materi strategis ini disampaikan langsung oleh Ketua Tim Adiwiyata MAN 4 Bantul, Eliana Trisnaning. Dalam pemaparannya, Eliana mengenalkan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) yang menjadi pilar utama madrasah dalam merawat kelestarian alam di lingkungan pendidikan.

Fokus utama materi yang disajikan mencakup 6 Aspek Perilaku Ramah Lingkungan Hidup, antara lain Penerapan 3R: Pengelolaan dan pemilahan sampah secara bijak (Reduce, Reuse, Recycle), Kebersihan dan Sanitasi: Tanggung jawab menjaga kebersihan lingkungan kelas serta sarana sanitasi madrasah, Konservasi Energi dan Air: Pembiasaan hemat energi dengan mematikan lampu dan keran air saat tidak digunakan, Penghijauan: Praktik menanam dan merawat tanaman, termasuk pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA), serta menjaga area hijau madrasah., Inovasi Lingkungan: Dorongan bagi murid untuk menciptakan karya daur ulang atau inovasi yang ramah lingkungan (eco-friendly), Budaya Bersih: Larangan keras membuang sampah sembarangan dan penegasan area bebas asap rokok.

Tidak hanya mendengarkan teori, para murid baru yang tampak antusias menyimak ini juga langsung diajak melakukan aksi nyata melalui gerakan "operasi semut" atau aksi bersih-bersih massal guna membersihkan dan memilah sampah di area lingkungan madrasah.

Ketua Adiwiyata MAN 4 Bantul, Eliana Trisnaning, mengungkapkan bahwa penanaman nilai ini sejak hari pertama masuk sekolah sangat krusial agar budaya bersih menjadi kebiasaan yang melekat pada setiap individu.

“Program Adiwiyata di MAN 4 Bantul bukan sekadar penilaian atau penghargaan di atas kertas, melainkan sebuah ikhtiar untuk membentuk gaya hidup baru yang ramah lingkungan bagi seluruh murid. Melalui Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) ini, kami ingin adik-adik kelas X memahami bahwa menjaga kebersihan, memilah sampah organik dan anorganik, hingga menghemat air dan energi adalah bagian dari ibadah dan tanggung jawab kita bersama. Kami sangat bangga melihat antusiasme kalian hari ini, dan semoga semangat 'operasi semut' serta penerapan enam aspek ramah lingkungan ini terus konsisten kalian terapkan dalam keseharian di madrasah,” ujar Eliana memotivasi.

Melalui pembekalan materi Adiwiyata di ajang Matamuda ini, MAN 4 Bantul berharap seluruh murid baru dapat menjadi agen perubahan (agent of change) yang mampu membawa budaya bersih dan hijau dari madrasah ke lingkungan keluarga serta masyarakat luas. (lel/ica)