Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
×
Menu
Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
Kembali ke Arsip

Tadarus Pagi Jumat MAN 4 Bantul: Siswi Kelas XI F4 Pimpin Pembacaan Surat Al-Waqiah

Berita MAN 4 BANTUL
Fransisca Listiariny Jumat, 27 Feb 2026 👁️ 324 kali dilihat
Tadarus Pagi Jumat MAN 4 Bantul: Siswi Kelas XI F4 Pimpin Pembacaan Surat Al-Waqiah

Bantul (MAN 4 Bantul) – Pagi di Mushala MAN 4 Bantul pada Jumat (27/02/2026) menjelma seperti ruang gema yang hidup. Bukan oleh riuh percakapan, melainkan oleh lantunan Surah Al Waqiah yang mengalir dari dua siswi kelas XI F4, Alfanur Nur Maryamah dan Nurul Husna. Suara keduanya bertaut, membentuk harmoni yang bening dan berwibawa.

Kegiatan tadarus muqaddaman tersebut diikuti seluruh siswa kelas X, XI, dan XII. Setiap siswa membaca satu juz sesuai nomor absen masing masing, menyusun mozaik bacaan hingga khatam secara kolektif. Tradisi ini menjadi denyut harian Ramadan di MAN 4 Bantul, dilaksanakan setiap pagi sebelum pelajaran dimulai, lalu ditutup dengan salat Dhuha dan kultum.

Surah Al Waqiah yang dilantunkan pagi itu terasa istimewa. Ayat ayatnya berbicara tentang kepastian, tentang hari yang tak bisa ditunda, seolah menjadi pengingat lembut bagi para pelajar yang sedang menata masa depan.

Basyri Mustafa menyampaikan apresiasinya terhadap pembacaan tersebut. “Membaca Al Waqiah pada Jumat pagi adalah pengingat tentang kepastian hari akhir dan motivasi untuk memperbaiki amal sejak sekarang. Ketika dibaca bersama, efeknya bukan hanya terdengar di telinga, tetapi juga mengetuk kesadaran,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa konsistensi tadarus setiap pagi membentuk disiplin spiritual siswa. “Muqaddaman ini bukan sekadar target khatam, tetapi latihan kebersamaan dalam kebaikan,” tegasnya.

Melalui lantunan Al Waqiah yang menggema, pagi di MAN 4 Bantul bukan hanya pembuka jadwal pelajaran, melainkan pembuka hati. Ramadan pun hadir bukan sekadar kalender, tetapi sebagai ruang bertumbuh yang terasa nyata di setiap ayat yang dibaca. (lel)