Bantul (MAN 4 Bnatul) - Komitmen MAN 4 Bantul untuk terus memberikan kontribusi nyata dan menebar manfaat bagi masyarakat sekitar kembali ditunjukkan melalui program rutin pengabdian masyarakat. Pendidik dari MAN 4 Bantul secara konsisten dipercaya mengisi khutbah Jumat di masjid-masjid sekitar lingkungan madrasah setiap Jumat Wage pada minggu pertama dan minggu ketiga.
Pada Jumat Wage (31/07/2026), giliran Yasin Syafi'i Azami yang bertindak sebagai khatib sekaligus imam dalam ibadah shalat Jumat di Masjid Al-Iman, yang berlokasi tak jauh dari kompleks MAN 4 Bantul.
Dalam khutbahnya yang dihadiri oleh ratusan jemaah dan warga sekitar, Yasin Syafi'i Azami mengusung tema “Meningkatkan Kualitas Ibadah”. Beliau memaparkan beberapa poin penting mengenai pentingnya menjaga keikhlasan, kesempurnaan rukun dan syarat ibadah, serta bagaimana mengimplementasikan nilai-nilai ibadah ritual ke dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.
Khutbah berlangsung secara khusyuk dan mendapat perhatian penuh dari para jemaah. Kehadiran khatib dari unsur pendidik MAN 4 Bantul ini menjadi jembatan silaturahmi yang erat antara lembaga pendidikan Islam dengan warga sekitar.
Dalam pesan khutbahnya, Yasin Syafi'i Azami menekankan bahwa ibadah yang berkualitas adalah ibadah yang mampu mentransformasi akhlak seorang hamba dalam kehidupan sehari-hari.
“Meningkatkan kualitas ibadah tidak hanya diukur dari seberapa banyak kuantitas shalat atau amalan sunnah yang kita kerjakan, tetapi sejauh mana ibadah tersebut dikerjakan dengan penuh keikhlasan, tumakninah, serta pemahaman akan hakikatnya. Ibadah yang benar-benar berkualitas akan memancarkan dampak positif pada perilaku sehari-hari menjadikan pribadi yang lebih jujur, santun, peduli sesama, dan menebar kedamaian di lingkungan masyarakat. Marilah kita manfaatkan sisa usia yang Allah berikan ini untuk terus memperbaiki dan menyempurnakan kualitas penghambaan kita kepada-Nya,” tegas Yasin Syafi'i Azami di atas mimbar khutbah.
Melalui program rutin pencerahan keagamaan ini, MAN 4 Bantul membuktikan keberadaannya tidak hanya sebagai tempat menimba ilmu akademis bagi para murid, tetapi juga sebagai benteng syiar Islam yang aktif membimbing dan menyatu dengan kehidupan religius masyarakat sekitar. (lel/ica)