Bantul (MAN 4 Bantul) - Pembelajaran fisika yang biasanya dianggap rumit dan penuh rumus, berubah menjadi kegiatan yang seru dan menyenangkan bagi siswa kelas X E5 MAN 4 Bantul. Pada Kamis (20/11/2025), mereka melaksanakan praktik pembuatan jam matahari di halaman madrasah sebagai bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman langsung.
Kegiatan ini dipandu oleh guru fisika, Mardiastuti, yang mengajak siswa memahami konsep gerak semu harian Matahari, rotasi Bumi, dan prinsip pembentukan bayangan melalui aktivitas nyata. Para siswa diminta membuat alat sederhana berupa gnomon untuk mengamati perubahan posisi bayangan seiring perjalanan Matahari di langit.
Dalam praktik tersebut, siswa mengamati bagaimana rotasi Bumi menyebabkan bayangan bergeser secara teratur, yang kemudian dapat digunakan untuk memperkirakan waktu. Mereka juga mempelajari konsep terkait pengukuran, tata surya, hingga sifat cahaya, sehingga materi fisika yang biasanya teoretis menjadi lebih mudah dipahami karena diterapkan pada fenomena sehari-hari.
Mardiastuti menegaskan bahwa pembelajaran seperti ini penting untuk menumbuhkan minat siswa. “Fisika itu sebenarnya sangat menarik dan menyenangkan. Banyak konsepnya yang dekat dengan kehidupan kita sehari-hari, dan lewat praktik seperti jam matahari ini, siswa bisa melihat sendiri bahwa fisika bukan sekadar rumus, tetapi cara memahami dunia,” ujarnya.
Dengan kegiatan ini, diharapkan siswa semakin antusias mempelajari fisika serta mampu menghubungkan teori dengan fenomena nyata di sekitar mereka. (lel/ica)