Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
×
Menu
Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
Kembali ke Arsip

Siap Sajikan Data Valid, Operator MAN 4 Bantul Ikuti Pembinaan EMIS GTK

Berita MAN 4 BANTUL
Fransisca Listiariny Rabu, 29 Jul 2026 👁️ 3 kali dilihat
Siap Sajikan Data Valid, Operator MAN 4 Bantul Ikuti Pembinaan EMIS GTK

Bantul (MAN 4 Bantul) – MAN 4 Bantul terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola data madrasah yang akurat, valid, dan terintegrasi. MAN 4 Bantul menugaskan Operator Data Madrasah, Murniati, S.IP, untuk mengikuti kegiatan Pembinaan Operator Madrasah jenjang MA se-Kabupaten Bantul yang dilaksanakan pada Rabu (29/7/2026) di Aula Koperasi Adil Kementerian Agama Kabupaten Bantul.

Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka mempersiapkan pengisian data EMIS GTK dan EMIS Lembaga Tahun 2026 sebagai upaya mewujudkan kelengkapan serta peningkatan kualitas data madrasah. Pembinaan diikuti oleh seluruh operator Madrasah Aliyah se-Kabupaten Bantul dan menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi mengenai kebijakan terbaru pengelolaan data pendidikan Islam.

Acara dibuka oleh Sunarni dari Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul. Dalam sambutannya, Ketua Tim Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY, H. Bashori Alwi, S.Ag., M.A., menjelaskan bahwa saat ini sedang berlangsung proses migrasi layanan dari Simpatika menuju EMIS GTK. Ia menegaskan bahwa kelengkapan data menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung proses administrasi, termasuk pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Admin EMIS GTK Kanwil Kementerian Agama DIY, Zaefa Khatun, menyampaikan bahwa operator madrasah memiliki peran strategis sebagai pengelola berbagai aplikasi layanan pendidikan. Ia juga menjelaskan sejumlah regulasi terbaru, di antaranya implementasi KMA Nomor 736 tentang rombongan belajar dan KMA Nomor 737 mengenai kelinearitas jam mengajar guru. Selain itu, operator diharapkan memperoleh dukungan sarana, jaringan internet, dan kuota yang memadai dari madrasah mengingat tingginya intensitas pengelolaan data, termasuk di luar jam kerja.

Materi teknis disampaikan oleh Ketua Forum Operator Data Madrasah (ODM) Kabupaten Bantul, Heri Mariyanto. Pembahasan meliputi pengelolaan presensi guru dan tenaga kependidikan pada EMIS GTK, sinkronisasi data rombongan belajar dari EMIS 4.0, pengisian jadwal mengajar, keaktifan kolektif, penambahan data GTK, hingga mekanisme pengajuan perbaikan data apabila ditemukan ketidaksesuaian. Operator juga diingatkan bahwa batas akhir pengisian data tingkat kabupaten dijadwalkan pada 15 Agustus 2026, sehingga setiap madrasah diharapkan segera melakukan validasi dan pembaruan data.

Kepala MAN 4 Bantul, Syaefulani, S.Ag., M.Pd., menyampaikan bahwa keikutsertaan operator dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen madrasah untuk mendukung transformasi digital di lingkungan Kementerian Agama.

“Data yang akurat merupakan fondasi dalam pengambilan kebijakan dan peningkatan layanan pendidikan. Karena itu, MAN 4 Bantul memberikan dukungan penuh kepada operator madrasah agar senantiasa meningkatkan kompetensinya mengikuti perkembangan sistem EMIS GTK. Kami berharap seluruh data guru, tenaga kependidikan, dan kelembagaan dapat tersaji secara valid, lengkap, dan tepat waktu sehingga mendukung berbagai program Kementerian Agama, termasuk layanan administrasi dan kesejahteraan guru,” ujar Syaefulani.

Melalui partisipasi aktif dalam pembinaan ini, MAN 4 Bantul optimistis dapat terus meningkatkan kualitas tata kelola administrasi berbasis digital. Pembaruan data yang akurat dan tepat waktu diharapkan tidak hanya mendukung kelancaran layanan internal madrasah, tetapi juga memperkuat integrasi sistem informasi pendidikan Islam secara nasional sebagai bagian dari transformasi digital Kementerian Agama Republik Indonesia. (afa/ica)