Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
×
Menu
Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
Kembali ke Arsip

Ruang Kelas Makin Nyaman, Kerja Bakti MAN 4 Bantul Jadi Ajang Tunjukkan Kepedulian

Berita MAN 4 BANTUL
Fransisca Listiariny Rabu, 22 Apr 2026 👁️ 111 kali dilihat
Ruang Kelas Makin Nyaman, Kerja Bakti MAN 4 Bantul Jadi Ajang Tunjukkan Kepedulian

Bantul (MAN 4 Bantul) - Ada yang berbeda di setiap sudut ruang kelas MAN 4 Bantul pada Rabu (22/04/2026). Suara sapu yang beradu dengan lantai, gemericik air pel, hingga tawa ringan para siswa berpadu menjadi satu harmoni kerja bakti dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026 sekaligus lomba kebersihan kelas.

Sejak pagi, siswa-siswi dari berbagai kelas tampak sibuk dengan peran masing-masing. Tidak ada yang hanya menjadi penonton. Semua terlibat. Ada yang menyapu lantai hingga bersih dari debu, mengepel dengan penuh ketelitian, membersihkan kaca jendela hingga bening tanpa noda, hingga menghias kelas dengan sentuhan kreatif yang mencerminkan identitas masing-masing.

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas membersihkan ruang belajar, melainkan bentuk tanggung jawab bersama. Setiap kelas menjadi “rumah kedua” yang harus dijaga kebersihan dan kenyamanannya. Dari aktivitas sederhana ini, tumbuh kesadaran bahwa lingkungan yang bersih akan menciptakan suasana belajar yang lebih sehat dan menyenangkan.

Lomba kebersihan kelas pun menambah semangat para siswa. Kreativitas mereka terlihat dari cara menata ruang, menghias dinding, hingga menjaga kerapian sudut-sudut kelas yang sering terabaikan. Beberapa kelas bahkan menghadirkan konsep unik, menjadikan ruang belajar terasa lebih hidup dan inspiratif.

Salah satu juri lomba, Retnaningsih, memberikan apresiasi terhadap antusiasme dan kerja sama yang ditunjukkan para siswa. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menilai hasil akhir, tetapi juga proses dan kebersamaan yang terbangun. “Saya melihat bukan hanya kelas yang menjadi bersih, tetapi juga tumbuhnya rasa tanggung jawab dan kepedulian dari para siswa. Kebersihan ini bukan untuk lomba semata, tetapi harus menjadi budaya yang terus dijaga setiap hari” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa penilaian tidak hanya didasarkan pada kebersihan fisik, tetapi juga kreativitas, kerapian, serta kekompakan tim dalam bekerja. Sepanjang kegiatan berlangsung, suasana terasa penuh semangat dan kebersamaan. Tidak ada sekat antara tugas besar dan kecil, semua dikerjakan dengan gotong royong. Bahkan, momen ini menjadi ajang mempererat hubungan antar siswa dalam satu kelas.

Melalui kerja bakti ini, MAN 4 Bantul kembali menegaskan bahwa peringatan Hari Bumi tidak selalu harus dilakukan dengan kegiatan besar di luar ruangan. Justru dari ruang kelas tempat belajar sehari-hari kesadaran itu bisa tumbuh dan berkembang.

Hari itu, setiap sapuan, setiap lap, dan setiap hiasan menjadi bagian dari cerita. Cerita tentang kepedulian, tentang tanggung jawab, dan tentang harapan bahwa dari kelas yang bersih, akan lahir generasi yang juga peduli pada bumi. (lel/ica)