Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
×
Menu
Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
Kembali ke Arsip

Praktik Asyik, Cara Siswa MAN 4 Bantul Ubah Pelajaran Bahasa Arab Jadi Momen Wawancara Seru

Berita MAN 4 BANTUL
Fransisca Listiariny Rabu, 15 Apr 2026 👁️ 251 kali dilihat
Praktik Asyik, Cara Siswa MAN 4 Bantul Ubah Pelajaran Bahasa Arab Jadi Momen Wawancara Seru

Bantul (MAN 4 Bantul) - Suasana berbeda tampak dalam pembelajaran Bahasa Arab di MAN 4 Bantul. Kali ini, siswa kelas X E1 tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga terjun langsung melakukan praktik wawancara sebagai bagian dari metode pembelajaran yang lebih bermakna.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (15/04/2026) ini dipandu oleh guru Bahasa Arab, Muhammad Badruddin. Dalam pembelajaran tersebut, siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok dan diberikan tugas untuk mewawancarai guru serta pegawai di lingkungan sekolah.

Setiap kelompok menggali informasi sederhana namun bermakna, seperti nama narasumber, cita-cita mereka di masa lalu, apakah cita-cita tersebut telah tercapai, serta pesan dan kesan yang ingin disampaikan kepada generasi muda. Hasil wawancara tersebut kemudian diolah dan diterjemahkan ke dalam Bahasa Arab, sebelum akhirnya dipresentasikan di depan kelas.

Metode ini tidak hanya melatih kemampuan bahasa, tetapi juga membangun kepercayaan diri, keterampilan komunikasi, serta kemampuan berpikir kritis siswa. Mereka belajar menggunakan Bahasa Arab dalam konteks nyata, bukan sekadar teori di buku pelajaran.

Menurut Muhammad Badruddin, model pembelajaran ini dirancang agar siswa lebih aktif dan terlibat langsung dalam proses belajar. “Saya ingin siswa merasakan bahwa Bahasa Arab itu hidup dan bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan wawancara ini, mereka tidak hanya belajar kosa kata dan tata bahasa, tetapi juga belajar berinteraksi, memahami orang lain, dan menyampaikan kembali dalam Bahasa Arab dengan cara mereka sendiri,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari para siswa yang merasa pembelajaran menjadi lebih menarik dan tidak membosankan. Selain itu, interaksi dengan guru dan pegawai juga memberikan pengalaman baru yang berkesan.

Melalui inovasi pembelajaran seperti ini, MAN 4 Bantul terus berupaya menghadirkan pendidikan yang tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga pengalaman nyata yang membentuk keterampilan dan karakter siswa. (lel/ica)