Bantul (MAN 4 Bantul) - Srikandi MAN 4 Bantul kembali menorehkan prestasi. Tim tari kebanggaan madrasah tersebut berhasil meraih Juara Harapan 2 dalam ajang Cultivex 2025, sebuah kompetisi tari bergengsi yang digelar oleh Universitas Islam Indonesia (UII) dalam rangka memperebutkan Piala Rektorat UII. Lomba tingkat nasional ini mempertemukan peserta dari SMA/SMK/MA, perguruan tinggi, serta sanggar tari se-Indonesia. Acara diselenggarakan di Auditorium Abdul Kahar Mudzakkir, UII.
Pada kesempatan ini, Srikandi MAN 4 Bantul menampilkan tari berjudul “Nyai Galuh”, sebuah tarian khas dari Blitar, Jawa Timur. Tarian ini mengangkat makna mendalam tentang keris pusaka, benda yang bukan hanya berwujud senjata, tetapi juga simbol kehormatan, kekuatan spiritual, dan warisan leluhur. Tarian menggambarkan sosok Nyi Galuh, putri dari empu legendaris Mpu Gandring, yang menjalani laku hidup sebagai penjamas keris pusaka. Dengan gerak anggun namun berwibawa, Nyi Galuh menampilkan kekuatan perempuan sakti dan kehormatan tradisi yang tak lekang oleh waktu. Tari ini dikoreografikan oleh Noval Kurniawan, S.Pd dengan penari: Laila Anggraini, Silfiana Putri Lestari, Raihana Miskah Salsabila, Arvita Dwi Siti Nurrohmah, dan Anindita Fauziyyah siswa kelas XI F5 MAN 4 Bantul.
Syaefulani, Kepala MAN 4 Bantul, turut memberikan apresiasi tinggi. “Prestasi ini menunjukkan bahwa siswa MAN 4 Bantul mampu bersaing dalam segala bidang. Lebih dari itu, mereka telah mengharumkan madrasah lewat pelestarian budaya,” tegasnya. Kemenangan ini menjadi bukti bahwa dedikasi, disiplin, dan kecintaan pada budaya mampu membawa Srikandi MAN 4 Bantul menuju panggung prestasi nasional. (lel/ica)