Bantul (MAN 4 Bantul) – Guna mengakselerasi komitmen pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Tim ZI MAN 4 Bantul menggelar agenda penguatan dan pendampingan di Ruang Multimedia MAN 4 Bantul pada Rabu (07/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, MAN 4 Bantul secara khusus mengundang Kepala MAN 2 Yogyakarta, Hartiningsih, S.Pd., M.Pd., sebagai narasumber utama untuk membagikan pengalaman serta praktik baik (best practice) dalam pendampingan pembangunan ZI.
Kegiatan yang dihadiri oleh Kepala MAN 4 Bantul, Syaefulani, Ketua ZI Fransisca Listyarini, beserta seluruh koordinator dan anggota 6 area perubahan ZI MAN 4 Bantul ini berlangsung secara interaktif dan komunikatif. Sesi pendampingan difokuskan pada penguatan pemenuhan dokumen eviden, penyusunan peta risiko, serta pemantapan inovasi layanan publik yang berdampak langsung pada masyarakat dan warga madrasah.
Dalam pemaparannya, Kepala MAN 2 Yogyakarta, Hartiningsih, S.Pd., M.Pd., menggarisbawahi pentingnya menyelaraskan setiap program inovasi ZI dengan marwah dan jati diri pendidikan Islam.
“Dalam pembangunan Zona Integritas, isu-isu strategis dan berbagai inovasi yang dilahirkan oleh setiap madrasah jangan sampai lepas dari koridor utamanya sebagai madrasah. Inovasi layanan tidak hanya sekadar canggih secara teknologi atau berorientasi pada pemenuhan administrasi semata, melainkan harus tetap membumi, memiliki nilai keandalan, berakar pada budaya keislaman, serta menjawab kebutuhan riil peserta didik, orang tua, dan masyarakat,” tegas Hartiningsih.
Selain memberikan arahan strategis, Hartiningsih juga membedah langsung dokumen pemenuhan 6 area perubahan ZI MAN 4 Bantul, sekaligus memberikan masukan konstruktif untuk memperkuat komitmen perubahan kultur kerja serta kualitas pelayanan birokrasi di lingkungan MAN 4 Bantul. (lel/ica)