Bantul (MAN 4 Bantul) – Manembayo (MAN 4 Bantul Yogyakarta) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalin kerja sama strategis dengan berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta. Salah satu mitra yang rutin berkolaborasi adalah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, terutama dalam kegiatan studi banding, observasi, hingga penelitian akademik yang melibatkan mahasiswa.
Sebagai madrasah yang terbuka terhadap pengembangan ilmu pendidikan, MAN 4 Bantul memberikan kesempatan kepada Rahardian Yudi, mahasiswa Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) UIN Sunan Kalijaga, untuk melakukan penelitian bertajuk Konseling Individu untuk Mengatasi Penyesuaian Diri Siswa dalam Pelaksanaan Kurikulum Merdeka.
Penelitian tersebut dilaksanakan pada Kamis (13/11/2025) di ruang BK MAN 4 Bantul, dengan melibatkan dua siswa kelas XII sebagai responden, yaitu Dhimas Vian dari kelas XII F3 dan Noffan Ardiyansyah dari kelas XII F5. Keduanya mengikuti sesi penelitian untuk menggali pengalaman serta dinamika yang mereka hadapi selama proses penyesuaian diri terhadap penerapan Kurikulum Merdeka.
Fokus penelitian meliputi kesiapan siswa dalam menghadapi Kurikulum Merdeka, kendala yang mereka rasakan dalam proses pembelajaran, serta efektivitas layanan konseling individu sebagai bentuk dukungan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekolah dalam memperkuat implementasi kurikulum tersebut.
Mukhroji Shidqi, salah satu guru BK MAN 4 Bantul, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan penelitian ini. “Kami selalu membuka ruang bagi siapapun yang ingin belajar dan meneliti. Kurikulum Merdeka menuntut kesiapan yang matang, dan hasil penelitian seperti ini sangat membantu kami dalam melakukan evaluasi serta meningkatkan layanan bagi siswa,” ujarnya.
Dengan terjalinnya kolaborasi ini, MAN 4 Bantul berharap dapat terus menjadi sekolah yang progresif, adaptif, dan terbuka terhadap inovasi pendidikan. (lel/ica)