Bantul (MAN 4 Bantul) – Kegiatan Perkemahan Besar MAN 4 Bantul tidak hanya menghadirkan suasana kebersamaan dan petualangan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter bagi para siswa. Pada hari kedua perkemahan, Rabu (29/04/2026), para siswa kelas X mengikuti pembelajaran baris-berbaris sebagai bagian dari upaya menanamkan nilai kedisiplinan dan kekompakan.
Kegiatan yang dilaksanakan di area Bumi Perkemahan Kebun Ndeso ini berlangsung dengan penuh semangat. Sejak pagi, para siswa telah bersiap di lapangan dengan mengenakan atribut pramuka lengkap. Mereka kemudian dibagi dalam kelompok-kelompok untuk mengikuti latihan baris-berbaris yang dipandu oleh pembina.
Dalam kegiatan ini, siswa dilatih berbagai gerakan dasar seperti sikap sempurna, penghormatan, hingga langkah tegap. Selain itu, mereka juga diajarkan pentingnya konsentrasi, kekompakan, serta ketepatan dalam mengikuti aba-aba. Meskipun terlihat sederhana, latihan ini membutuhkan koordinasi yang baik antar anggota kelompok.
Suasana latihan berlangsung serius namun tetap menyenangkan. Sesekali terdengar tawa ketika ada kelompok yang belum kompak, namun hal tersebut justru menjadi bagian dari proses belajar. Para pembina pun dengan sabar memberikan arahan dan motivasi agar siswa terus berusaha memperbaiki gerakan mereka.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Dwi Mulyono, menyampaikan bahwa kegiatan baris-berbaris memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa.
“Latihan baris-berbaris ini bukan hanya soal gerakan fisik, tetapi juga melatih kedisiplinan, kepatuhan terhadap aturan, dan kerja sama tim. Kami ingin siswa memiliki sikap tangguh dan teratur, yang nantinya akan sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini menjadi bagian dari pendidikan karakter yang terintegrasi dalam kegiatan kepramukaan. Dengan adanya pembelajaran baris-berbaris di tengah suasana perkemahan, MAN 4 Bantul menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga dapat dikemas secara menarik di alam terbuka. Diharapkan, nilai-nilai disiplin yang ditanamkan dapat terus melekat dalam diri siswa dan menjadi bekal penting di masa depan. (lel/ica)