Bantul (MAN 4 Bantul) – Suasana malam di MAN 4 Bantul pada Jumat (25/09/2026) mendadak penuh kehangatan dan sorak-sorai khidmat. Sebagai bagian dari rangkaian Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK), panggung kreasi madrasah menjadi saksi unjuk bakat para peserta dalam ajang Pentas Seni (Pensi) yang dikemas dengan konsep terobosan baru.
Tahun ini, LDK MAN 4 Bantul mengusung tema besar “THE ORDER OF LEADERS: JOURNEY TO BECOME A LEADER”. Menariknya, konsep acara diadaptasi dari dunia sihir penuh pesan moral ala Harry Potter and the Order of the Phoenix. Di sini, para peserta diibaratkan sebagai anggota Order yang sedang ditempa untuk mengasah keberanian, kerja sama, loyalitas, tanggung jawab, hingga ketajaman mengambil keputusan.
Tampil bergiliran di atas panggung, setiap kelompok unjuk kebolehan dengan penuh percaya diri. Berbagai pertunjukan disuguhkan secara apik, mulai dari olah vokal, musik akustik, hingga drama pendek bernuansa humor dan sarat pesan kepemimpinan. Gelak tawa serta tepuk tangan riuh tak henti-hentinya bergema dari barisan peserta dan guru pendamping yang menyaksikan dari bawah panggung.
Keseruan malam pensi ini dirasakan betul oleh seluruh yang hadir. Nanang Qosem, salah satu guru pendamping LDK MAN 4 Bantul, mengapresiasi kreativitas dan totalitas para siswa yang mampu mencairkan suasana sekaligus mempererat kebersamaan.
“Melihat anak-anak tampil malam ini, lewat konsep kelompok yang unik ini, kita bisa melihat bagaimana mereka tidak hanya belajar teori kepemimpinan di siang hari, tetapi juga berani mengekspresikan diri, bekerja sama, dan saling mendukung di atas panggung. Suasananya benar-benar seru, hangat, dan menjadi momen berharga untuk melepas lelah sekaligus mempererat rasa kekeluargaan di antara para calon pengurus organisasi ini,” tutur Nanang Qosem di sela-sela acara. (lel/ica)