Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
×
Menu
Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
Kembali ke Arsip

Menuju Madrasah Maju, MAN 4 Bantul Jadi Episentrum Penguatan Gerakan Pramuka Berwawasan Ekoteologi

Berita MAN 4 BANTUL
Fransisca Listiariny Selasa, 16 Des 2025 👁️ 324 kali dilihat
Menuju Madrasah Maju, MAN 4 Bantul Jadi Episentrum Penguatan Gerakan Pramuka Berwawasan Ekoteologi

Bantul (MAN 4 Bantul) - MAN 4 Bantul menjadi tuan rumah pertemuan Kamabigus Madrasah Aliyah (MA) se-DIY yang dihadiri oleh 90 kepala madrasah MA di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan strategis ini digelar di Aula MAN 4 Bantul pada Selasa (16/12/2025) dan menjadi momentum penting penguatan arah pembinaan kepramukaan madrasah di tengah tantangan era digital.

Pertemuan tersebut mengusung tema “Mewujudkan Pramuka Madrasah Unggul di Era Digital: Implementasi Ekoteologi pada Gerakan Pramuka di Madrasah.” Tema ini menegaskan komitmen madrasah untuk mengintegrasikan nilai kepedulian lingkungan (ekoteologi) dengan literasi digital dalam aktivitas kepramukaan, sehingga Pramuka MA tidak hanya adaptif terhadap teknologi, tetapi juga berkarakter dan berwawasan keberlanjutan.

Kepala MAN 4 Bantul sekaligus tuan rumah, Syaefulani, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan. “Kami merasa terhormat menjadi tuan rumah pertemuan Kamabigus MA se-DIY. Ini menjadi ruang kolaborasi untuk menyatukan langkah dalam memperkuat Pramuka madrasah yang unggul, berkarakter, dan relevan dengan perkembangan zaman,” ujar Syaefulani.

Ia menambahkan bahwa implementasi ekoteologi dalam Gerakan Pramuka perlu diterjemahkan ke dalam program nyata. “Pramuka harus menjadi garda terdepan dalam menanamkan kesadaran ekologis berbasis nilai keislaman, sekaligus memanfaatkan teknologi digital secara bijak dan produktif,” tegasnya.

Sebagai peserta, Syaefulani juga menilai forum ini sangat strategis. “Diskusi dan pembinaan yang kami ikuti memberikan perspektif baru tentang pengelolaan Pramuka MA. Sinergi antarmadrasah menjadi kunci agar program kepramukaan berjalan berkelanjutan dan berdampak luas,” ungkapnya.

Melalui pertemuan ini, para Kamabigus MA se-DIY diharapkan mampu menyusun langkah konkret untuk menghadirkan Pramuka madrasah yang unggul, adaptif, dan berdaya saing di era digital, tanpa meninggalkan nilai-nilai kepedulian lingkungan dan spiritualitas. (lel/ica)