Bantul (MAN 4 Bantul) – Mempperbaiki serta menjaga adab menjadi salah satu misi MAN 4 Bantul Yogyakarta (Manembayo) dalam mencetak lulusannya. Salah satu pendampingan yang diberikang yaitu dengan pengajian. Senin menjadi hari istimewa di MAN 4 Bantul Yogyakarta (Manembayo). Pasalnya di hari itu selalu ada kegiatan sebelum pembelajaran dimulai yang diberi nama Giat Senin. Pada Senin (31/10/22) agenda di Manembayo adalah pengajian dengan tema “Mengejar keberkahan ilmu dengan menjaga adab kepada guru”.
Pukul 07.00 WIB siswa sudah siap mengikuti Pelajaran di kelas masing-masinf. Mereka membaca asma’ul husna dan tadarus terlebih hahulu. Siswa disiapkan dan penceramah dipersilahkan untuk memulai. Pembicara dalam pengajian itu adalah Ustadz Andri Efriadi dari Pondok Darul Mushlihin. Ia menjelaskan bagaimana posisi adab dibanding ilmu-ilmu yang telah dipelajari oleh siswa. Selain itu ia memberikan contoh para ulama dalam menghormati para gurunya. “Ananda harus tahu bagaimana cara ulama Indonesia menghormati para gurunya. Meskipun mereka lebih besar dan terkenal, namun mereka tidak lupa cara menghormati para gurunya,” ujarnya.
Kepala Manembayo Singgih Sampurno menjelaskan jika pengajian sangatlah penting di madrasahnya. Ia berpendapat bahwa materi agama dari belajar di kelas masih kurang untuk ukuran madrasah. Ia juga mengapresiasi tema pengajian yang dipilih adalah adab siswa kepada gurunya. “Siswa MAN 4 Bantul harus berakhlak mulia agar menjadi pribadi yang unggul. Cerdas secara intelektual saja tidak cukup,” ujar Singgih. (uun)
Siswa dengarkan ceramah dari guru