Bantul (Man 4 Bantul) - Sebagai upaya untuk memperkuat karakter religius dan kemampuan literasi Al-Qur'an murid baru, Tim Keagamaan MAN 4 Bantul menggelar rapat koordinasi intensif di Ruang Kepala Madrasah pada Jumat (17/07/2026). Rapat strategis ini fokus membahas persiapan teknis matrikulasi Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) serta proyeksi pembentukan kelas tahfiz bagi kelas X.
Koordinasi yang dihadiri oleh jajaran guru keagamaan ini secara mendalam merumuskan teknis pelaksanaan matrikulasi BTQ yang dijadwalkan berlangsung selama satu minggu ke depan. Program ini dirancang khusus untuk memastikan seluruh murid baru kelas X memiliki standar kemampuan membaca dan menulis Al-Qur'an yang baik dan benar sebelum aktif mengikuti kegiatan belajar mengajar reguler.
Selain persiapan teknis BTQ, tim keagamaan juga membahas langkah taktis selanjutnya, yakni penyusunan program Kelas Tahfiz kelas X. Program tahfiz unggulan ini nantinya akan menjaring murid-murid potensial berdasarkan hasil pemetaan dan evaluasi yang diperoleh selama masa matrikulasi BTQ tersebut berlangsung.
Ketua Koordinator Keagamaan MAN 4 Bantul, Yasin Syafii Azami, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen madrasah untuk mencetak generasi yang dekat dengan Al-Qur'an.
“Rapat koordinasi hari ini sangat krusial untuk memastikan kesiapan teknis matrikulasi BTQ yang akan kita mulai minggu depan bagi seluruh murid baru kelas X. BTQ adalah fondasi utama yang wajib dikuasai oleh setiap murid madrasah aliyah. Dari hasil pemetaan matrikulasi ini nantinya, kami tidak hanya fokus pada pengentasan buta aksara Al-Qur'an, tetapi juga akan menyaring murid-murid yang memiliki bakat dan hafalan kuat untuk dibina dalam program Kelas Tahfiz kelas X. Kami ingin menyiapkan sistem pendampingan yang terstruktur agar target hafalan dan kualitas bacaan anak-anak kita dapat tercapai secara maksimal,” terang Yasin Syafii Azami.
Dengan adanya persiapan matang dari tim keagamaan ini, program matrikulasi BTQ dan rintisan kelas tahfiz di MAN 4 Bantul diharapkan dapat berjalan dengan sukses, lancar, dan mampu mencetak generasi penghafal Al-Qur'an yang berakhlak mulia serta unggul di masa depan. (lel/ica)