Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
×
Menu
Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
Kembali ke Arsip

MAN 4 Bantul Perkuat Budaya Siaga Lewat Pelatihan SPAB, Siswa Antusias Latihan Padamkan Api

Berita MAN 4 BANTUL
Fransisca Listiariny Jumat, 14 Nov 2025 👁️ 319 kali dilihat
MAN 4 Bantul Perkuat Budaya Siaga Lewat Pelatihan SPAB, Siswa Antusias Latihan Padamkan Api

Bantul (MAN 4 Bantul) – Manembayo (MAN 4 Bantul Yogyakarta) kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan tangguh bencana. Pada Jumat (14/11/2025), bidang kesiswaan madrasah tersebut menggelar kegiatan Bimbingan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) yang berlangsung di area MAN 4 Bantul. Kegiatan ini dipandu langsung oleh tim Kesiswaan dan Bimbingan Konseling (BK), serta menghadirkan narasumber dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Hadir sebagai pemateri, Mahujud, S.S.Sos., M.Si, Analis Kebakaran Ahli Muda BPBD, yang memberikan penjelasan lengkap mengenai jenis-jenis kebakaran, langkah penanganan darurat, serta pengenalan APAR (Alat Pemadam Api Ringan). Para siswa diberi kesempatan untuk melihat secara langsung cara kerja APAR, mulai dari pengenalan komponen hingga teknik penggunaannya yang benar.

Tak hanya mendengarkan materi, para siswa juga diajak melakukan praktik langsung. Mereka mencoba memadamkan api menggunakan berbagai alat sederhana, seperti karung basah dan APAR, dengan pengawasan ketat dari tim BPBD dan guru pendamping. Suasana tampak antusias saat para peserta mencoba mengaplikasikan teknik yang telah dijelaskan.

Acara dibuka dengan sambutan oleh Dwi Mulyono, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan. Dalam sambutannya ia menegaskan pentingnya edukasi kesiapsiagaan bagi para pelajar. “Melalui kegiatan SPAB ini, kami berharap seluruh siswa tidak hanya memahami teori keselamatan, tetapi juga terampil bertindak cepat dan tepat ketika menghadapi situasi darurat,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan budaya siaga dan memperkuat kesiapan warga madrasah dalam menghadapi potensi bencana, khususnya kebakaran. (lel/ica)