Bantul (MAN 4 Bantul) – Pada Upacara peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-77 MAN 4 Bantul mengikuti upacara serta meraih penghargaan Satyalencana Karya Satya dan penghargaan siswa berprestasi. Tak hanya itu saja MAN 4 Bantul mengirimkan sepasang guru untuk mengikuti lomba baju adat terbaik. Upacara pada tahun ini mewajibkan seluruh peserta upacara mengenakan baju adat.
Adapun guru yang dikirim yaitu Mpu Tabah Chalifatah Aji yang merupakan guru mata pelajaran Sejarah dan Endriani Putri Taufani yang mengampu mata pelajaran Biologi. Setelah sebelumnya telah berdiskusi untuk menentukan tema dan adat daerah yang akan dipilih menghasilkan suku Dayak Kalimantan Selatan.
Kepala MAN 4 Bantul Singgih Sampurno menanggapi kegiatan seperti ini sebagai pengingat kebudayaan bangsa, serta wujud dari mempertahankan budaya hingga sejarah bangsa.
“Kegiatan ini tak hanya sebagai branding madrasah juga wujud dari ‘nguri-uri kabudayan’ menunjukkan sikap nasionalisme dilingkungan Kementerian Agama,” ujar Singgih
Penilaian lomba terdiri dari keunikan busana, kelengkapan aksesoris yang dipakai. Kegiatan perlombaan ini disambut antusiasme yang baik dapat dilihat dari beberapa adat yang diusung, tak hanya baju adat Kalimantan Selatan juga baju adat Papua, Sumatra, hingga Betawi. (sof/ica)
Mpu Tabah Chalifatah Aji dan Endriani Putri Taufani memakai baju Adat Nusantara Suku Dayak Kalimantan Selatan.