Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
×
Menu
Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
Kembali ke Arsip

MAN 4 Bantul Gerakkan Siswa Manfaatkan Fenomena Astronomi untuk Cek Arah Kiblat

Berita MAN 4 BANTUL
Fransisca Listiariny Rabu, 15 Jul 2026 👁️ 2 kali dilihat
MAN 4 Bantul Gerakkan Siswa Manfaatkan Fenomena Astronomi untuk Cek Arah Kiblat

Bantul (MAN 4 Bantul) - MAN 4 Bantul menggerakkan seluruh muridnya, mulai dari kelas X hingga kelas XII, untuk berpartisipasi aktif dalam momentum Rashdul Kiblat (Istiwa A'zham) atau fenomena matahari tepat berada di atas Ka'bah. Seluruh murid diinstruksikan untuk melakukan kalibrasi atau pengecekan ulang arah kiblat secara serentak dari rumah masing-masing pada Rabu (15/07/2026).

Gerakan ini selaras dengan Gerakan Nasional “Indonesia Berkiblat” yang berlangsung pada Rabu dan Kamis, 15 dan 16 Juli 2026, tepat pada pukul 16.27 WIB. Guna memastikan informasi ini tersampaikan secara merata, Koordinator Keagamaan MAN 4 Bantul, Yasin Syafii Azami, secara khusus masuk ke setiap ruang kelas. Ia memberikan pengumuman langsung sekaligus mengedukasi para murid mengenai tata cara pemanfaatan fenomena astronomi ini untuk menyempurnakan arah kiblat tempat ibadah di rumah mereka.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban dan penilaian aspek praktis keagamaan, bukti keikutsertaan murid dalam melakukan pengecekan arah kiblat wajib diunggah melalui tautan dokumen yang telah disediakan oleh pihak madrasah, serta dilaporkan langsung kepada guru mata pelajaran Fikih masing-masing.

Merujuk pada panduan resmi dan literatur keagamaan yang kerap diulas oleh kalangan ulama, Rashdul Kiblat merupakan metode penentuan arah kiblat paling akurat, mudah, dan murah yang bisa dilakukan oleh siapa saja karena memanfaatkan bayangan benda yang tegak lurus di bawah sinar matahari.

Koordinator Keagamaan MAN 4 Bantul, Yasin Syafii Azami, menegaskan bahwa fenomena alam yang langka ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh seluruh civitas akademika.

“Momentum fenomena astronomi ini merupakan ketentuan alam dari Allah SWT yang hanya terjadi dua kali dalam setahun, di mana matahari tepat berada di atas bangunan Ka'bah. Oleh karena itu, mari kita manfaatkan momentum emas ini sebaik mungkin untuk mengecek dan memverifikasi kembali akurasi arah kiblat di rumah kita masing-masing. Caranya sangat mudah, cukup gunakan benda yang tegak lurus pada jam 16.27 WIB sore nanti, maka bayangannya akan mengarah tepat ke kiblat. Jangan lupa untuk mendokumentasikannya, lalu unggah ke tautan yang sudah disiapkan dan laporkan ke guru Fikih sebagai wujud pengamalan ilmu ibadah kita,” papar Yasin Syafii.

Melalui gerakan mandiri dari rumah ini, MAN 4 Bantul berharap para murid tidak hanya sekadar memahami teori ilmu falak secara tekstual di kelas, melainkan mampu mengaplikasikannya secara kontekstual demi meningkatkan kualitas kesempurnaan ibadah shalat sehari-hari. (lel/ica)