Bantul (MAN 4 Bantul) - Suasana pembelajaran kimia di kelas XII F3 MAN 4 Bantul pada Kamis (08/01/2025) tampak berbeda dari biasanya. Laboratorium IPA yang umumnya sunyi berubah menjadi ruang eksplorasi penuh rasa ingin tahu. Di bawah bimbingan guru kimia MAN 4 Bantul, Ratna Dhevi Fahmiyati, para siswa diajak melakukan praktikum seru berupa pembuatan bio baterai dengan prinsip sel volta. Pembelajaran ini tidak hanya menekankan teori, tetapi juga menghadirkan pengalaman belajar langsung yang menyenangkan dan bermakna.
Dalam praktikum tersebut, siswa memanfaatkan bahan-bahan alami seperti jeruk, tomat, dan kentang yang berfungsi sebagai elektrolit. Dua jenis logam berbeda, yakni koin tembaga sebagai katoda dan paku seng sebagai anoda, digunakan sebagai elektroda. Rangkaian dihubungkan dengan kabel penghubung dan diuji menggunakan multimeter maupun lampu LED kecil untuk membuktikan adanya arus listrik. Dari percobaan sederhana ini, siswa dapat menyaksikan secara nyata perubahan energi kimia menjadi energi listrik melalui reaksi redoks spontan.
Ratna Dhevi menjelaskan bahwa bahan-bahan alami tersebut berperan menggantikan larutan asam sulfat pada sel volta klasik. Kandungan asam dalam buah dan sayur mampu memfasilitasi aliran elektron dari anoda ke katoda ketika rangkaian ditutup. Dengan demikian, konsep elektrokimia yang selama ini dianggap abstrak dapat dipahami secara konkret oleh peserta didik.
“Anak-anak terlihat sangat antusias. Mereka senang karena bisa belajar kimia sambil praktik langsung dan melihat lampu LED menyala dari bahan-bahan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Ini membuat mereka sadar bahwa kimia itu hidup dan menyenangkan,” ujar Ratna Dhevi Fahmiyati di sela kegiatan praktikum. Melalui praktikum bio baterai ini, siswa tidak hanya memahami prinsip sel volta, tetapi juga diajak berpikir kritis tentang potensi sumber energi alternatif yang ramah lingkungan. Pembelajaran kontekstual seperti ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa cinta terhadap sains sekaligus meningkatkan kesadaran akan pemanfaatan sumber daya alam secara bijak. (lel/ica)