Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
×
Menu
Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
Kembali ke Arsip

Kepala MAN 4 Bantul Tekankan Finalis PESAT Harus Mampu Cerminkan Karakter Madrasah

Berita MAN 4 BANTUL
Fransisca Listiariny Senin, 3 Agu 2026 👁️ 6 kali dilihat
Kepala MAN 4 Bantul Tekankan Finalis PESAT Harus Mampu Cerminkan Karakter Madrasah

Bantul (MAN 4 Bantul) - Rangkaian panjang ajang penganugerahan Duta Siswa MAN 4 Bantul mencapai puncaknya. Kepala MAN 4 Bantul, Syaefulani, secara resmi membuka kegiatan Grand Final Pencarian Pesona Siswa Teladan (PESAT) Manembayo 2026 yang berlangsung semarak di Aula MAN 4 Bantul pada Senin (03/08/2026).

Acara puncak ini dihadiri oleh jajaran civitas akademika madrasah, meliputi seluruh wali kelas jenjang X, XI, dan XII, ketua kelas dari masing-masing rombongan belajar, serta para ketua organisasi siswa di lingkungan MAN 4 Bantul. Hadirnya perwakilan elemen siswa dan pendidik ini makin menegaskan pentingnya peran Duta PESAT sebagai representasi seluruh murid madrasah.

Empat kandidat terbaik yang berhasil menembus babak Grand Final Wilham Akbar (XI F5), Ni'mah Qurrota A'yun (XI F2), Althaf Ardan Kurniawan (XI F2), dan Kayla Maheswari (XI F1) tampil penuh percaya diri untuk menunjukkan kualitas terbaik mereka di hadapan para dewan juri dan tamu undangan.

Dalam sambutan pembukaannya, Kepala MAN 4 Bantul, Syaefulani, menekankan bahwa sosok yang kelak terpilih sebagai pemenang PESAT Manembayo 2026 memiliki tanggung jawab moral yang besar. Pemenang tidak hanya menyandang gelar kehormatan, tetapi juga harus mampu memantulkan nilai-nilai keteladanan dalam tindakan nyata sehari-hari.

“Ajang Pesona Siswa Teladan ini bukan sekadar panggung unjuk bakat atau kontes kecantikan dan ketampanan belaka. Siapa pun yang nantinya terpilih harus benar-benar mampu menjadi role model atau teladan nyata bagi seluruh warga madrasah. Keteladanan itu harus tercermin dari berbagai sisi—mulai dari kedisiplinan dan ketertiban, kerapian dalam berbusana, tingkat kehadiran, hingga tutur kata dan keluhuran akhlaknya. Kalian yang berdiri di podium ini adalah wajah dan representasi utama dari MAN 4 Bantul. Jadilah cermin kebaikan yang mampu menginspirasi serta membawa pengaruh positif bagi teman-teman di sekeliling kalian,” tegas Syaefulani dalam arahannya.

Usai prosesi pembukaan resmi oleh Kepala Madrasah, acara dilanjutkan dengan penajaman visi-misi, uji wawasan, serta penyampaian gagasan oleh keempat finalis. Babak Grand Final ini menjadi pijakan akhir sebelum penentuan pemenang yang akan dipilih secara demokratis melalui pemungutan suara (voting) seluruh warga MAN 4 Bantul. (lel/ica)

Hubungi Kami