Bantul (MAN 4 Bantul) – Kepala MAN 4 Bantul, Syaefulani, secara resmi membuka pertemuan antara pengurus Komite Madrasah dengan para wali calon peserta didik baru jalur reguler Tahun Ajaran 2026/2027. Acara strategis ini diselenggarakan di Aula MAN 4 Bantul pada Selasa (30/06/2026).
Dalam sambutannya, Syaefulani menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi yang tinggi kepada para orang tua atas diterimanya putra-putri mereka di MAN 4 Bantul melalui jalur reguler yang kompetitif. Pada tahun ini, MAN 4 Bantul resmi menerima 170 siswa baru yang nantinya akan terbagi ke dalam 5 kelas. Ia juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan besar yang diberikan masyarakat kepada madrasah ini.
Syaefulani menekankan bahwa keberhasilan pendidikan terbaik hanya bisa terwujud melalui sinergi yang kuat antara orang tua dan madrasah. Ia turut memaparkan prestasi gemilang MAN 4 Bantul yang terus berkomitmen unggul di bidang akademik, di antaranya keberhasilan meluluskan 63 siswa ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dari total 140 lulusan hampir mencapai 50 persen dan angka ini masih terus bertambah melalui jalur Mandiri serta Perguruan Tinggi Swasta (PTS).
Lebih lanjut, ia menjelaskan berbagai amanah dan program mandatori dari Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama yang mulai diakselerasi sejak kelas X. Mulai dari status madrasah sebagai Madrasah Riset, pengembangan konsep Madrasah Ekoteologi yang diselaraskan dengan program pembangunan berkelanjutan dalam Asta Protas Kementerian Agama, hingga komitmen kuat sebagai Madrasah Zona Integritas (ZI).
“Selamat bergabung kepada seluruh putra-putri terbaik di MAN 4 Bantul. Terima kasih atas kepercayaan Bapak dan Ibu sekalian. Pendidikan yang sukses tidak bisa berdiri sendiri; ia adalah buah dari sinergi dan komunikasi yang harmonis antara orang tua di rumah dan kami di madrasah. Kami berkomitmen penuh untuk terus melejitkan prestasi akademik dan karakter anak didik kita. Terbukti tahun ini, hampir 50% lulusan kita, yaitu 63 dari 140 siswa, sudah menembus PTN, dan jumlahnya masih terus bergerak naik lewat jalur mandiri serta PTS.
Amanah dan mandatori dari Kanwil Kemenag akan terus kita tancapkan kuat-kuat sejak kelas X. MAN 4 Bantul tidak hanya fokus sebagai Madrasah Riset dan penegak Zona Integritas, tetapi juga bergerak maju sebagai Madrasah Ekoteologi yang berwawasan lingkungan. Langkah ekoteologi ini menjadi bagian dari kontribusi nyata kita dalam mendukung program prioritas Asta Protas pemerintah demi mencetak generasi yang cerdas secara intelektual sekaligus peduli pada kelestarian alam," tegas Syaefulani.
Melalui pertemuan ini, diharapkan terjalin kesepahaman yang solid antara pihak madrasah, komite, dan orang tua murid demi mendukung seluruh program akademik maupun non-akademik MAN 4 Bantul selama tiga tahun ke depan. (lel/ica)