Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
×
Menu
Logo MAN 4 Bantul
MAN 4 BANTUL
Madrasah Istimewa
Prestasi Sebagai Tradisi
Kembali ke Arsip

Kepala MAN 4 Bantul, Bekali Murid Tata Cara Kurban untuk Ragam Makna Berbagi

Berita MAN 4 BANTUL
Fransisca Listiariny Jumat, 29 Mei 2026 👁️ 139 kali dilihat
Kepala MAN 4 Bantul, Bekali Murid Tata Cara Kurban untuk Ragam Makna Berbagi

Bantul (MAN 4 Bantul) – Pelaksanaan ibadah kurban di MAN 4 Bantul tahun ini tidak hanya menjadi momentum berbagi dan meningkatkan ketakwaan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran praktik keagamaan bagi para murid. Pada Jumat (29/05/2026), Kepala MAN 4 Bantul, Syaefulani, memberikan sambutan sekaligus pengarahan tentang tata cara penyembelihan hewan kurban kepada murid-murid yang terlibat dalam kegiatan kurban di lingkungan madrasah.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebelum proses penyembelihan hewan kurban dimulai dan disaksikan oleh seluruh warga MAN 4 Bantul. Suasana berlangsung penuh perhatian karena murid mendapatkan kesempatan belajar secara langsung mengenai tata cara penyembelihan hewan kurban sesuai syariat Islam.

Pada kesempatan itu, Syaefulani memberikan penjelasan secara rinci, mulai dari niat berkurban, persiapan alat penyembelihan, adab memperlakukan hewan, hingga teknik penyembelihan yang benar sesuai ketentuan agama. Penjelasan disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami sehingga murid dapat mengikuti setiap tahapan dengan baik.

Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi murid, khususnya mereka yang akan berlatih melakukan penyembelihan seekor kambing dalam pendampingan guru dan panitia kurban. Selain memahami teori yang selama ini dipelajari di kelas, murid juga dapat menyaksikan secara langsung praktik pelaksanaan ibadah kurban.

Syaefulani menekankan bahwa kurban bukan sekadar proses menyembelih hewan, tetapi juga mengandung nilai keikhlasan, kepedulian sosial, dan ketaatan kepada Allah SWT. Oleh karena itu, setiap tahapan harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan memperhatikan kesejahteraan hewan yang dikurbankan.

Dalam arahannya, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga etika selama proses penyembelihan, termasuk memperlakukan hewan dengan baik dan memastikan proses penyembelihan berlangsung cepat serta sesuai syariat. “Melalui kegiatan ini, kami ingin murid tidak hanya memahami kurban dari sisi teori, tetapi juga mengetahui praktiknya secara benar. Penyembelihan hewan kurban harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab, memperhatikan syariat Islam, serta tetap mengedepankan sikap ihsan terhadap hewan. Kurban mengajarkan keikhlasan, kepedulian, dan pengorbanan yang nilainya sangat penting dalam kehidupan,” ujar Syaefulani.

Kegiatan edukasi kurban ini menjadi bagian dari komitmen MAN 4 Bantul dalam menghadirkan pembelajaran yang kontekstual dan bermakna. Dengan terlibat langsung dalam proses pelaksanaan kurban, murid tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga pengalaman nyata dalam mengamalkan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan tersebut, MAN 4 Bantul berharap nilai-nilai ibadah kurban dapat tertanam kuat dalam diri murid, sehingga mampu membentuk generasi yang religius, peduli sesama, dan memiliki pemahaman keagamaan yang baik. (lel/ica)